Ridwan Kamil Serahkan Tuntutan Mahasiswa ke Rahmat Gobel

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat  Ridwan Kamil, Pemerintah provinsi jawa barat akan menerapkan aplikasi e-RK (electronic-remunerasi kinerja atau remunerasi kinerja elektronik).

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pemerintah provinsi jawa barat akan menerapkan aplikasi e-RK (electronic-remunerasi kinerja atau remunerasi kinerja elektronik).

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan tuntutan mahasiswa di daerahnya yang berdemonstrasi mempersoalkan RUU bermasalah dan menuntut diterbitkan Perpu KPK kepada Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel. Ia datang ke Jakarta dan menyerahkan selembar kertas berisi tuntutan mahasiswa kepada Rahmat pada Rabu malam, 2 Oktober 2019.

    Penyerahan lembar berisi aspirasi mahasiswa itu direkam dalam video. Ia kemudian mengunggahnya di akun Twitter dan Instagramnya pada Rabu, 2 Oktober 2019.

     “Warga Jawa Barat khususnya pelajar dan mahasiswa yang kemarin menyampaikan aspirasi. Hari ini di Jakarta, alhamdulilah ini ada dokumen yang isinya adalah aspirasi yang diunjukrasakan. Pemerintah Jawa Barat melalui saya sudah menyampaikan kepada Pak Rahmat Gobel selaku pimpinan DPR yang sudah dipilih. Mudah-mudahan aspirasi mewakili Jawa Barat ini tentunya bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

    Rahmat pun menjawab. “Baik, insya Allah besok saya akan sampaikan, bahas juga dengan Ibu Ketua yang baru."

    Unggahan di media sosial ini mendapatkan pujian dari netizen. “Mantap Kang Emil,” kata @anselmustungga. ”Gubernur yang sepenuh hati karena rakyatnya proud,” ucap @ikhsaaanbrhn.

    Ada juga netizen yang menasihati arsitek ini agar beristirahat lantaran ia mengunggahnya sudah malam. “Met rehat Kang…Besok pagi sesekali main kucing Kangf @ridwankamil, katanya bisa ngurangi stres. Oleh Emil, panggilan akrabnya, komentar ini dibalasnya dengan lucu. “Gak ada kucing jinak, yang ada kucing garong Kang. Hobinya ngamilin kucing tetangga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.