Disney - Sony Sepakat Spiderman Tetap di MCU

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spiderman Spider Verse

    Spiderman Spider Verse

    TEMPO.CO, Jakarta - Sony Pictures Entertainment dan Walt Disney Studios menyatakan Marvel Studios akan kembali memproduksi kelanjutan film Spiderman Homecoming. Film ketiga yang menghadirkan Spiderman dengan aktor Tom Holland ini akan diluncurkan pada 16 Juli 2021.

    Kesepakatan ini menghilangkan kegelisahan penggemar bahwa pahlawan super itu akan hilang dari Marvel Cinematic Universe MCU. Film terbaru Spiderman: Far From Home ditayangkan pada Juni 2019 di Amerika Serikat dan menjadi film Sony Pictures dengan pendapatan kotor terbesar. Film ini meraup pendapatan sampai USD 1,11 miliar atau sekitar Rp 15,7 triliun.

    Bulan lalu, tersiar kabar bahwa Spiderman keluar dari MCU karena Disney dan Sony ribut. Perusahaan induk Marvel, Disney tak sepaham dengan Sony mengenai pembagian pendapatan dari karakter manusia laba-laba itu.

    Aktor Tom Holland yang memerankan karakter Spiderman, beradegan dalam syuting film terbarunya, `Spider-Man: Homecoming.`. Film ini diproduksi oleh Columbia Pictures dan Marvel Studios, dan didistribusi oleh Sony Pictures Releasing. (Chuck Zlotnick / Columbia Pictures-Sony via AP)

    Presiden Marvel Studios, Kevin Feige menarik diri dari produksi film-film Spiderman karena Sony tidak mencapai kesepakatan dengan Disney terkait pembagian pendapatan. Selama ini, Disney hanya mendapatkan 5 persen dari penayangan film Spiderman dan semua perolehan untuk penjualan cenderamata atau merchandise.

    Disney menawar film Spiderman yang diproduksi bersama dengan pembagian 50:50 antara Disney dengan Sony. Dengan begitu, Disney mendapatkan tambahan karena menguasai pengelolaan waralaba dan memiliki ikatan dengan film-film MCU. Hanya saja hasil negosiasi bisnis antara Disney dengan Sony mengenai semua ini ditolak oleh Sony.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.