Melanie Subono Bikin Tato Baru Dukung Pergerakan Mahasiswa

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Melanie Subono tampil menghibur penggemarnya dalam konser Aku Kamu Mereka Kalian 2014 di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta, Senin 20 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Melanie Subono tampil menghibur penggemarnya dalam konser Aku Kamu Mereka Kalian 2014 di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta, Senin 20 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Seniman yang juga seorang aktivis Melanie Subono memamerkan tato barunya. Dia merajah bagian lengan kanan dengan gambar bendera merah putih beserta tulisan Panjang Umur Perlawanan 1998-2019.

    Melanie mengatakan karya seni yang digoreskan di tubuhnya, itu merupakan bentuk dukungan dia terhadap reformasi. "Mahasiswa murni yang turun ke jalan, ini bentuk penghormatan gue untuk kalian," tulis Melanie Subono di akun Instagram, Kamis, 26 September 2019.

    Dia menyampaikan terima kasih kepada para mahasiswa atas perlawanan yang dilakukan di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Melanie juga menyebut aksi mahasiswa tersebut merupakan regenerasi dari unjuk rasa mahasiswa yang dilakukan pada 1998.

    Melanie Subono menunjukkan tato baru sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa yang menolak sejumlah rancangan undang-undang bermasalah. Instagram

    Melanie Subono merupakan salah satu seniman yang vokal atas isu lingkungan, sosial, dan politik. Dia tak segan menyuarakan segala sesuatu yang menurutnya tidak adil.

    Pada 23-24 September 2019, mahasiswa dari berbagai universitas turun ke jalan. Mereka menyampaikan aspirasi terhadap sebagai rancangan undang-undang yang dianggap bermasalah. Selain RUU KUHP, ada revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, RUU Pertanahan, dan desakan untuk segera mensahkan RUU PKS atau Penghapusan Kekerasan Seksual.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.