Nia Dinata Garap Serial Gossip Girl Versi Indonesia

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara dan Producer, Nia Dinata, berpose saat media visit pemain film

    Sutradara dan Producer, Nia Dinata, berpose saat media visit pemain film "Kenapa Harus Bule?" di kantor redaksi koran Tempo, Palmerah, Jakarta, 12 Maret 2018. Nia Dinata menjadi produser dalam film yang disutradarai Andri Cung tersebut. TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Nia Dinata akan menggarap serial adaptasi Gossip Girl yang akan tayang pada 2020 di platform video-on-demand (VoD) GoPlay. Menurut sutradara film ini Berbagi Suami, kisah serial asal Amerika Serikat itu relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia sekarang.

    "Saya melakukan riset dengan tim dan kami menonton lagi, ternyata memang sangat relevan dengan kehidupan anak-anak zaman sekarang," kata Nia Dinata di Jakarta, Kamis 26 September 2019. Menggandeng GoStudio tim Nia Dinata menulis cerita yang merefleksikan kondisi masyarakat saat ini.

    Nia Dinata menggambarkan masyarakat masa kini lebih sering melihat ponsel ketimbang alat elektronik lainnya. "Sekarang apa-apa melihat handphone, lebih suka melihat Instagram daripada koran," kata Nia ditemui dalam peluncuran GoPlay.

    Gossip Girl. Instagram

    Sutradara 'Ini Kisah Tiga Dara' tersebut melanjutkan, cerita Gossip Girl yang dia garap menyesuaikan dengan kondisi orang Indonesia, salah satunya hubungan anak dengan orang tua. Hubungan tersebut tak lepas dari latar belakang kesukuan tokoh, misalnya mewakili keluarga suku Batak, Jawa, keturunan Cina, Bali, dan lainnya. Tentu ditambah bumbu kisah cinta remaja.

    Serial Gossip Girl ala Indonesia ini terdiri dari sembilan episode. Saat ini, Nia Dinata sedang menggodok cerita dan mencari para pemain. "Kami ingin membuat serial ini seperti film. Jadi, harus memperhatikan kualitas, mulai dari desain wardrobe, set, kostum seperti para pemain di 'Gossip Girl' yang memang menjadi ikon mode," kata dia.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.