Taeyong NCT Dibilang Suka Membully Teman, Ini Faktanya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taeyong NCT. Instagram

    Taeyong NCT. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Personel NCT, Taeyong menjadi perbincangan akhir-akhir ini karena dianggap berperilaku buruk. Dalam sebuah wawancara yang dimuat di Wikitree, seorang teman sekolah Taeyong mengaku sikap binaan agensi SM Entertainment itu terbilang kontroversial saat sekolah.

    Teman sekolah Taeyong itu menceritakan pria 25 tahun itu kerap mem-bully temannya dan pilih-pilih teman. "Dia hanya baik kepada anak-anak yang cantik dan keren. Tapi di luar itu, dia benar-benar tidak menyenangkan," ucap teman SMP Taeyong itu seperti dikutip dari All KPop, Kamis, 19 September 2019.

    Penilaian serupa tentang Taeyong juga disampaikan oleh seorang mantan trainee Taeyong. Melalui fitur Instagram Story, trainee itu membenarkan kalau Taeyong suka merisak.

    Saking buruknya sikap Taeyong, pria ini mengatakan trainee di SM Entertainment tak lagi membelanya. "Perilakunya buruk sekali. Semua tuduhan ini benar," kata dia.

    Taeyong NCT. Instagram

    Agensi tempat Taeyong NCT bernaung memberikan tanggapan perihal tuduhan ini. Melalui sebuah keterangan resmi, SM Entertainment menyatakan telah mengklarifikasi tudingan tersebut kepada Taeyong dan keluarganya karena berkaitan dengan peristiwa yang sudah terjadi sekitar 10 tahun lalu.

    "Kami meminta catatan dari keluarganya, termasuk catatan dari sekolah untuk mendapat gambaran," tulis SM Entertainment seperti dikutip dari Soompi, Jumat 20 September 2019. Menurut agensi tersebut, tak ada catatan kenakalan berat atau kriminalitas yang mengaitkan nama Taeyong di sekolah.

    Dengan begitu, bisa disimpulkan kalau apa yang dilakukan Taeyong hanya kenakalan yang biasa dilakukan anak dan remaja. Terlebih, SM Entertainment melanjutkan, Taeyong berjanji akan bersikap lebih baik lagi dan minta maaf kepada orang-orang yang dulu mungkin pernah merasa sakit hati kepadanya.

    ALLKPOP | SOOMPI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.