Follower Instagram 11 Juta, Ridwan Kamil: Buat Modal Pensiun

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru UPI di Gymnasium UPI, Kota Bandung pada Jumat, 30 Agustus 2019.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru UPI di Gymnasium UPI, Kota Bandung pada Jumat, 30 Agustus 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memamerkan pertambahan follower Instagramnya  yang mencapai sebelas juta. Ia mengunggah foto tangkapan layar tampilan profil akun Instagramnya dan diunggah kembali di akunnya sendiri pada Jumat, 20 September 2019.

    “Ke Pantai Kuta menonton konser Aura Kasih. Follower sudah 11 juta, saya ucapkan Terima Kasih,” tulisnya dengan jenaka pada keterangan foto tangkapan layar itu. Unggahan itu disukai lebih dari 211 ribui netizen.  Ada lebih dari 4.400an netizen yang berkomentar atas prestasinya mendapatkan follower hingga sebelas juta itu.

    “Asiiiikkk…makan-makan dong Pak,” kata Angel Qulbiah, selebgram dan istri Richie Five Minutes itu. “Uya Kuya pergi ke kota. Kalau bukan karena saya gak akan bisa jadi sebelas juta,” ucap @nurigsz. Komentar ini langsung dibalas Emil. “Ketemu mantan di alun-alun. Saya ucapkan hatur nuhun.”

    Ada yang mengomentari bahwa jumlah pengikut Gubernur Emil ini mengalahkan artis top Korea. “Aduh Pak, mengalahkan Lee Min Ho,” ucap milanursolah. Komentar ini lagi-lagi dibalasnya dengan pantun. “Dengar mantan mati kena backhoe. Lumayan bisa ngalahin Lee Min Ho,” katanya.

    Dengan jumlah pengikut sebanyak itu, netizen bernama @daniel_d_alfiqh menanyakan apa faedahnya. “Lihat mantan ketabrak Datsun. Follower banyak buat modal pensiun,” balas Ridwan Kamil.

    Surya Sahetapy, aktivis pemberdayaan tuna rungu dan putra Ray Sahetapy menyarankan agar para pengikut Emil ini diberdayakan. “Ajak 11 juta bisa menggunakan bahasa isyarat Jabar kayaknya seru.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.