Putri Ahmad Albar Punya Bakat Menyanyi, Suaranya Melengking

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vokalis GodBless Ahmad Albar dalam konser musik Tanah Air Liztomania bertajuk Badut Badut Jakarta di Gedung Kesenian Jakarta, 12 November 2018. God Bless berkolaborasi dengan Eet Sjahranie , BillyBeatbox, Tantri Kotak, Ridho Slank dan Eet Sjahranie. TEMPO/Nurdiansah

    Vokalis GodBless Ahmad Albar dalam konser musik Tanah Air Liztomania bertajuk Badut Badut Jakarta di Gedung Kesenian Jakarta, 12 November 2018. God Bless berkolaborasi dengan Eet Sjahranie , BillyBeatbox, Tantri Kotak, Ridho Slank dan Eet Sjahranie. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Ahmad Albar mengatakan putri bungsunya, Malayeka Shezan Albar yang kini berusia 2,5 tahun sudah memperlihatkan bakat menyanyi. Batita itu hapal beberapa lagu God Bless dan mampu menyanyikannya dengan baik.

    "Bakatnya luar biasa, suaranya melengking keras dan semangatnya luar biasa. Jingkrak-jingkrak kalau menyanyi," ujar Ahmad Albar saat ditemui dalam jumpa pers konser Musik untuk Republik di Jakarta. Pria 73 tahun ini mengatakan kemampuan Maleyeka bisa jadi karena anak itu kerap menyaksikan penampilan God Bless.

    Ahmad Albar mengaku kerap mengajak Malayeka menonton aksi panggungnya di berbagai tempat, terutama saat gladi resik. Saat sedang berlatih pun, Malayeka terkadang turut bernyanyi.

    Musisi Ahmad Albar berpose bersama istrinya, Dewi Sri Astuti dan buah hatinya yang baru lahir. tabloidbintang.com

    "Kalau kebetulan ada acara di Jakarta, saya suka bawa anak juga. Biasanya saya ajak saat check sound," kata Ahmad Albar. Beberapa lagu God Bless yang fasih dinyanyikan oleh Malayeka antara lain Semut Hitam dan Panggung Sandiwara.

    Kendati sudah pandai bernyanyi, Ahmad Albar tak mengarahkan Malayeka untuk menjadi musikus seperti dia. "Itu semua sudah diatur sama yang di Atas. Saya mendukung saja," ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.