Cover Majalah Tempo Viral, Jerinx SID: Penghinaan Pinokio

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sampul majalah TEMPO edisi 16 September 2019. dok. TEMPO

    Sampul majalah TEMPO edisi 16 September 2019. dok. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Cover edisi terbaru Majalah Tempo menjadi viral di media sosial. Jagat media sosial membicarakan soal cover tersebut, termasuk drummer Superman is Dead, Jerinx. Dalam unggahan satirnya ia menyindir sosok Pinokio yang ada dalam cover tersebut.

    "Pak @jokowi tolong ini majalah @tempodotco segera disikat. Penghinaan luar biasa terhadap Pinokio," tulis Jerinx SID dalam keterangan foto unggahannya di Instagram, Senin, 16 September 2019.

    Jerinx juga meminta Jokowi untuk membungkam Tempo dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, agar membuat media lain takut untuk ikut-ikutan. "Orang baik kok dilawan," kata Jerinx. Tak lupa, ia pun menamakan dirinya sebagai Ketua Front Pembela Pinokiwi.

    Selain Jerinx, Relawan Jokowi Mania juga bereaksi atas cover majalah yang menjadi viral ini. Ketua Relawan Joman Immanuel Ebenezer menilai cover Majalah Tempo menggambarkan seorang kepala negara seperti tokoh kartun Pinokio yang identik suka berbohong. "Mem-framing seakan-akan Jokowi pembohong. Ini kan bahaya untuk pendidikan rakyat," ujar Imanuel.

    Imanuel berkonsultasi soal cover Majalah Tempo ini ke Dewan Pers. Menurut dia, isi berita seolah-olah menunjukkan Jokowi tak berpihak pada pemberantasan korupsi dan ingin melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi. Karena itu, Immanuel dan para relawan menuntut pihak Tempo untuk menarik edisi tersebut. Ia juga meminta Tempo melakukan klarifikasi, dan meminta maaf.

    Atas hal tersebut, Redaktur Eksekutif Majalah Tempo Setri Yasra mengatakan bahwa sampul Majalah Tempo edisi 16-22 September 2019 bukan menggambarkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai pinokio. "Tempo tidak pernah menghina kepala negara sebagaimana dituduhkan. Tempo tidak menggambarkan Presiden sebagai pinokio. Yang tergambar adalah bayangan pinokio," kata Setri.

    Setri mengatakan, sampul Majalah Tempo dengan judul Janji Tinggal Janji itu merupakan metafora atas dinamika tersebut, yaitu tudingan sejumlah penggiat antikorupsi bahwa Presiden ingkar janji dalam penguatan KPK. "Tempo telah memuat penjelasan dalam Presiden dalam bentuk wawancara," katanya.

    Dari segi jurnalistik, menurut pandangan blogger, sampul itu merupakan ekspresi kemerdekaan pes. Jadi, kubu Jokowi  semestinya tak perlu tersinggung. Dari sisi desain, Presiden Jokowi Lebih Keren ketimbang Akbar Tanjung  yang pernah dibikin visualisai serupa.

    1

    CHITRA PARAMAESTI|FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.