Selasa, 24 September 2019

Shandy Aulia Dibully, Ini Caranya Membalas Ucapan Kasar Netizen

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris dan pengusaha Shandy Aulia. (Instagram@shandyaulia)

    Aktris dan pengusaha Shandy Aulia. (Instagram@shandyaulia)

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Shandy Aulia mendapatkan perlakuan yang tidak baik, dari salah satu pengikutnya di Instagram. Akun @irasusanti0087 mengomentari foto Shandy dengan perkataan yang begitu kasar lewat pesan pribadi aplikasi tersebut.

    Shandy yang tidak terima atas perkataan tidak sopan dari salah satu pengikutnya, menyebarkan isi pesan tersebut lewat Instastorynya. "Mbak ini pasti mau viral nih, saya bantu post mbak, buar happy. Semoga bukan akun abal-abal ya," tulis dia, Selasa, 10 September 2019.

    Setelah mengunggah komentar kasar dari salah satu netizen, perempuan pengusaha di bidang kecantikan ini juga mengunggah profil akun Instagram tersebut. Setelah akunnya disebarkan, sang netizen meminta maaf kepada Shandy atas perkataannya di pesan privat Instagram.

    Tidak terima dengan emoticon senyuman yang dikirimkan oleh akun @irasusanti0078, Shandy pun mengancam akan mempermasalahkan lewat jalur hukum. "Jangan DM lagi ya mbak, nanti team saya cepat ketemu kamu loh. Nanti jangan lupa pikirkan baik-baik alasan apa ke pak polisi," tuturnya.

    Unggahan Shandy tersebut, ternyata membuat netizen tersebut jera dan meminta maaf. Ia pun mengunggah video berdurasi kurang dari satu menit atas perbuatannya kepada Shandy.

    Pemeran Tita dalam film Eiffel I'm in Love ini mengunggah ulang video permintaan maaf tersebut, ia meminta agar akun @irasusanti0087 tidak mengulagi perbuatannya. "Iya dimaafkan, tapi kalau mau viral masa begini mbak, masih ada cara lain loh," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.