Selasa, 24 September 2019

Anies Baswedan Kenang BJ Habibie Disebut dalam Nasihat Orang Tua

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden ketiga BJ Habibie saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin, 31 Januari 2011. Habibie yang dijuluki sebagai Bapak Teknologi Indonesia itu wafat setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. TEMPO/Imam Sukamto

    Presiden ketiga BJ Habibie saat mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Senin, 31 Januari 2011. Habibie yang dijuluki sebagai Bapak Teknologi Indonesia itu wafat setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya Presiden RI ketiga BJ Habibie. Bagi Anies, nama BJ Habibie lekat dengan nasihat orang tua yang menyemangati anak mereka agar giat belajar.

    "Jutaan anak tumbuh dengan nasihat dari orangtua nya, 'Belajar yang rajin, biar kalau besar nanti kamu pintar seperti Pak Habibie'," tulis Anies di akun media sosialnya, Rabu 11 September 2019. "Pak Habibie, Sang Guru Bangsa, telah berpulang, tapi inspirasinya tetap hidup. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un."

    BJ Habibie meninggal di usia 83 tahun karena sakit pada pukul 18.05 WIB. Almarhum sempat dirawat selama beberapa hari di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat atau RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

    Ucapan duka mengalir dari sejumlah tokoh dan masyarakat Indonesia. Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan duka mendalam atas nama seluruh rakyat Indonesia.

    "Perkenankan saya atas nama seluruh rakyat Indonesia dan pemerintah menyampaikan duka yang mendalam, menyampaikan bela sungkawa mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah, Bapak Profesor BJ Habibie tadi jam 18.05 di RSPAD Gatot Soebroto," kata Jokowi di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

    Petugas mengangkat peti jenazah almarhum Presiden ketiga RI BJ Habibie sebelum diberangkatkan menuju rumah duka dari RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu, 11 September 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Jokowi datang ke RSPAD bersama istri, Iriana Widodo, dan anaknya, Gibran Rakabuming, lima menit setelah Habibie mengembuskan napas terakhir. Tiga hari yang lalu Jokowi sudah menjenguk Habibie. Saat itu, kata Jokowi, kondisi Habibie sudah tak bisa berbicara.

    BJ Habibie, kata Jokowi, selama ini dikenal sebagai ilmuwan kelas dunia dan Bapak Teknologi Indonesia. Habibie juga kerap memberikan solusi atas persoalan terkait ekonomi kebangsaan. "Terkadang beliau datang ke Istana atau saya datang ke rumah Pak BJ Habibie, beliau adalah negarawan yang patut dijadikan contoh dan suri teladan dalam kehidupan," ujarnya.

    Jenazah BJ Habibie akan disemayamkan di rumah Habibie di Patra Kuningan dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan pada Kamis 12 September 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.