Selasa, 24 September 2019

Beredar Kabar BJ Habibie Meninggal, Melanie Subono: Kalian Hina

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Melanie Subono dan eyangnya BJ Habibie. Instagram/@melaniesubono

    Melanie Subono dan eyangnya BJ Habibie. Instagram/@melaniesubono

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar mantan presiden BJ Habibie meninggal yang disebarkan melalui broadcast di Whatsapp, membuat geram Melanie Subono. Cucu keponakan presiden ketiga Indonesia ini meluapkan kemarahannya di akun Instagramnya pada Selasa, 10 September 2019. 

    Ia mengunggah foto dia tengah bersama Habibie saat berlibur di Jerman. Ia menuliskan keterangan dengan nada keras. "Pesan ini gue tulis untuk (khusus no 3 kalian gue maafkan tapi kalian sangat hina," ujarnya. 

    Ada tiga hal yang menjadi perhatian Melanie. Putri sulung Adrie Subono ini menuturkan, sekak semalam, ia sudah menerima 382 pesan yang hanya menanyakan, "Kak, eyang sakit?". Berondong pertanyaan itu muncul setelah netizen melihat berita dan membaca di akunnya bahwa eyangnya sakit. "Kan dah ditulis," ujarnya dengan menggunakan huruf kapital.

    Kedua, sebanyak 500an orang bertanya, "Kak, eyang meninggal?" Mendapatkan pertanyaan seperti itu, putri promotor musik ini merasa jengkel. "Don't you think kalau sampai ada apa-apa, KAMI media atau akun GUE atau beliau pastinya akan share berita tersebut??" 

    Kemarahannya memuncak saat muncul kategori ketiga. "TERKUTUKLAH KALIAN yang bisa membuang waktu semalaman buat bikin broadcast Whatsapp dan posting lengkap  dengan gambar dan KHAYALAN cerita Pak Habibie meninggalnya gini gitu dll...TERKUTUK," ujarnya. 

    Unggahan ini mendapat komentar dari Fitri Nganthi Wani, putri Wiji Thukul, yang dekat dengannya. Ia menyampaikan harapan agar Habibie sembuh. Komentar Fitri langsung dibalas Melanie. "Btw makasih Wanii, doakan yang terbaik aja, salam untuk ibu," katanya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.