Selasa, 24 September 2019

Isi Suara Dono, Aliando Pakai Gigi Palsu di Warkop DKI Kartun

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aliando Syarief jadi Dono di film Warkop DKI Reborn 3 (Instagram @falconpictures_)

    Aliando Syarief jadi Dono di film Warkop DKI Reborn 3 (Instagram @falconpictures_)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok komedian Warkop DKI berulang tahun yang ke-46 tahun. Di usianya yang semakin matang, Warkop ingin merambah segmen anak-anak dengan membuat film kartun Warkop DKI. Aliando Syarief, Randy Nidji, dan juga Adipati Dolken menjadi pengisi suara tiga tokoh Warkop.

    Kesulitan yang dihadapi, paling banyak dialami oleh aktor Aliando. Walau hanya suaranya yang direkam, ternyata ia tetap menggunakan gigi palsu agar logatnya mirip dengan Dono. "Ketika terlalu fokus sama karakter Dono, suka lupa sama gigi, jadi suka terlepas giginya," ujar dia di XXI Senayan City, Kamis, 5 September 2019.

    Menjadi dubber merupakan hal yang baru untuk Aliando, Adipati, dan Randy. Menurut mereka, mengisi suara untuk sebuah film kartun, ternyata cukup sulit. Apalagi ketika harus membayangkan adegan yang belum ada wujud visual geraknya.

    "Mas Rako mengarahkan kami, dia kasih gambar-gambar ekspresi yang harus kami wujudkan lewat suara. Untuk film kartun ini kami rekaman cuma sehari," tutur Adipati.

    Film kartun Warkop DKI akan menjadi pembuka di film Warkop DKI Reborn, nantinya kartun animasi tersebut akan dilanjutkan menjadi cerita yang terpisah dari film. Komedian Indro Warkop berujar, kartun tersebut dibuat agar Warkop dapat merangkul siapapun dari usia anak-anak.

    Warkop DKI Reborn akan hadir di seluruh bioskop di Indonesia pada 12 September 2019. Film tersebut dibintangi olhe Randy Nidji sebagai Indro, Adipati Dolken sebagai Kasino, dan Aliando Syarif sebagai Dono. "Ini untuk melestarikan Warkop, bukan menggantikan," ucap Indro.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.