Anak Ustad Arifin Ilham Tidak Pernah Bahas Poligami dengan Istri

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Alfin Faiz memerankan ayahnya dalam Film Suami yang Menangis, di Epicentrum XXI, Jakarta. TEMPO/Chitra Paramaesti

    Muhammad Alfin Faiz memerankan ayahnya dalam Film Suami yang Menangis, di Epicentrum XXI, Jakarta. TEMPO/Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak sulung ustad Arifin Ilham, Muhammad Alvin Faiz menuturkan tidak pernah membahas tentang poligami dengan istrinya, Larrisa Chou. "Enggak pernah bahas itu sama istri," ujar dia di Epicentrum XXI, Selasa, 27 Agustus 2019.

    Alvin tidak menolak ataupun mengiyakan soal poligami. Namun, ia menjelaskan boleh saja jika ada yang menolak poligami, tetapi tidak boleh membencinya karena Nabi Muhammad juga menjalankan hal tersebut.

    Ketika ia ditanyakan soal pilihannya, pria sulung dari delapan bersaudara ini mengatakan tidak mau takabur. Alasannya ia tidak dapat memprediksi masa depan dan tidak ingin mengumbar janji-janji.

    Menurut Alvin, melakukan poligami harus dengan cara yang benar, bukan sekadar menikah karena diperbolehkan oleh agama. Dia mengatakan ada hal-hal yang harus dipenuhi sebelum melakukannya.

    "Berpoligami membutuhkan persiapan, enggak hanya sekadar boleh lalu menikah lagi. Sebelumnya harus minta izin dulu istri, mertua, kalau enggak boleh nggak dilakukan," tuturnya.

    Pembahasan soal poligami berkaitan dengan film terbaru yang ia perankan. Di film Suami yang Menangis, bapak satu ini memerankan ayahnya dan perjalanan hidupnya sebagai pendakwah.

    Film Suami yang Menangis akan tayang pada 5 September 2019. Film tersebut berdekatan dengan peringatan 100 hari wafatnya ustad Arifin Ilham. Arifin meninggal pada 22 Mei 2019 di Penang, Malaysia.  Alvin berharap, masyarakat akan lebih mengenal ayahnya lewat film ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.