Selasa, 24 September 2019

Ulang Tahun, Dul Jaelani: Papa Aku Gak Mau Jadi Politikus

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maia Estianty bersma putra bungsunya Abdul Qodir Jaelani. Foto: Instagram

    Maia Estianty bersma putra bungsunya Abdul Qodir Jaelani. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Musisi Dul Jaelani mengunggah sebuah video di hari ulang tahunnya. Dalam video berdurasi satu menit tersebut, Dul bermain piano dan bernyanyi. Liriknya pun soal sindirannya terhadap situasi sosial saat ini.

    "Mama haruskah aku jadi Youtuber, bikin konten, banyak konten, biar ngetren.
    Papa ku tak ingin jadi politikus, ngendus-endus kaya tikus enggak punya hati tulus," tutur Dul dalam alunan musik yang dia unggah di Instagram, Kamis, 22 Agustus 2019.

    Di foto lainnya, Dul juga mengunggah fotonya dengan sebuah kue dan memberikan keterangan foto angka 19. Anak bungsu dari pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty sudah beranjak dewasa, ia pun semakin mandiri dengan hasil karya yang dihasilkannya.

    Doa dan harapan atas bertambahnya usia Dul, juga disampaikan oleh Maia lewat akun Instagramnya. Malam itu, Maia, El Rumi, Aaliyah Massaid, dan Marsha Aruan, beserta sahabat Dul lainnya memberi kejutan dengan membawakan kue dan bunga.

    "Mau surprise ultah @duljaelani, tapi enggak lengkap, Al pas lagi di WC, Daddy-nya jam 12 pasti sudah ngorok," tulis Maia dalam keterangan video yang ia unggah.

    Dalam video itu kakak Safeea Ahmad dan Ahmad Syailendra Aerlangga ini tampak bangun tidur dengan rambut acak-acakan, Maia beserta Aaliyah, dan juga El masuk ke kamarnya menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Dul tersenyum tipis atas kejutan tersebut.

    Dul meniupkan lilin pertamanya bersama Aaliyah, yang disebut pacarnya ini. Memakai hoodie ungu, putri Adjie Massaid ini memegang kue, dan ikut meniupkan lilin yang tak kunjung padam.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.