Selasa, 24 September 2019

Spider-Man Keluar dari MCU karena Disney dan Sony Ribut

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meski baru dirilis satu hari, trailer Spider-Man: Far From Home telah ditonton lebih dari 19,6 juta kali.

    Meski baru dirilis satu hari, trailer Spider-Man: Far From Home telah ditonton lebih dari 19,6 juta kali.

    TEMPO.CO, JakartaSpider-Man tak akan lagi muncul dalam film-film Marvel Cinematic Universe atau MCU, gara-gara perselisihan antara perusahaan induk Marvel, Disney dengan Sony atas pembagian pendapatan dari karakter manusia laba-laba itu.

    Menurut laporan The Verge, Selasa 20 Agustus 2019, Presiden Marvel Studios, Kevin Feige menarik diri dari produksi film-film Spider-Man karena Sony tidak mencapai kesepakatan dengan Disney terkait pembagian pendapatan. Selama ini, Disney hanya mendapatkan 5 persen dari penayangan film Spider-Man dan semua pendapatan untuk penjualan cenderamata atau merchandise.

    Disney menawar film Spider-Man yang diproduksi bersama dengan pembagian 50:50 antara Disney dengan Sony. Dengan begitu, film Spider-Man: Far From Home yang menghasilkan lebih dari USD 1 miliar di box office dibagi dua dengan Disney dan Sony mendapatkan USD 50 juta.

    Aktor Tom Holland yang memerankan karakter Spiderman. (Chuck Zlotnick / Columbia Pictures-Sony via AP)

    Kevin Feige menjelaskan Disney meminta bagiannya ditambah karena menguasai pengelolaan waralaba dan memiliki ikatan dengan film-film MCU. Semua alasan dan penawaran Disney tersebut ditolak oleh Sony.

    Sony menyatakan tim kreatif gabungan sutradara Jon Watts yang menggarap Spider-Man: Homecoming dan sekuelnya, Far From Home, aktor Tom Holland, dan produser Amy Pascal mampu menjaga kejayaan Spider-Man, tanpa keterlibatan Feige. Saat Spider-Man hengkang dari MCU, maka pertemuan Peter Parker dengan pahlawan super, seperti Iron Man dan Nick Fury bisa saja berakhir di film Spider-Man: Far From Home.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.