Hadiri Sidang Tahunan MPR, Sandiaga Jalan Kaki Tanpa Dikawal

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyambangi rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyambangi rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 15 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno terpaksa jalan kaki untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR, Kamis, 16 Agustus 2019. Ia turun dari mobil di tengah jalanan yang macet total dan menerobos para pengendara mobil dan sepeda motor menuju Gedung DPR/MPR. Tak ada yang mengawal saat ia berjalan kaki. Hanya asisten pribadinya yang berjalan mengikutinya sambil merekam aktivitasnya. 

    Video ia melewati kerumunan jalanan itu diunggahnya di akun Instagramnya, sekitar setengah jam lalu. “Pagi tadi saat menuju Gedung DPR/MPR untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR. Jalanan macet total dan sudah tidak lagi menggunakan fasilitas pengawalan, maka jalan kaki pun jadi,” tulisnya di akun Instagramnya.

    Dari video itu terlihat mantan pendamping Prabowo dalam Pilpres 2019 itu berjalan santai tapi cepat sekalipun mengenakan pakaian resmi.  Dengan menenteng jasnya, ia berjalan sigap sambil sesekali melambaikan tangan ke arah orang-orang yang menyapanya. Polisi yang berjaga juga langsung memberikan hormat. Ia pun sempat melayani permintaan seorang ibu-ibu yang memintanya berfoto selfie.

    Menjelang sampai di Gedung DPR/MPR, Sandiaga mempercepat langkahnya. Ia mulai mengenakan jasnya. Langkahnya lebar-lebar. “Untung rutin lari pagi, jalan sejauh apapun tidak masalah,” katanya.

    Unggahan Sandiaga ini sudah mendapat tanggapan lebih dari 1.200 orang hanya dalam setengah jam. Kebanyakan memuji keputusannya berjalan kaki tanpa pengawalan dan tidak mengeluh. “Suka nih kaya gini, tidak merugikan masyarakat lain tapi memilih solusi yang terbaik, keren Pak,” tulis @asriiana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.