Denada Tambunan: Shakira Belajar Dulu di Sekolah Ibu

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Denada berfoto dengan Shakira saat perayaan Imlek. Demi mengumpulkan uang untuk pengobatan Shakira, ia harus rela tetap bekerja dan bolak-balik ke Singapura. Denada juga telah menjual apartemen dan rumahnya untuk biaya pengobatan. Instagram/@Denadaindonesia

    Denada berfoto dengan Shakira saat perayaan Imlek. Demi mengumpulkan uang untuk pengobatan Shakira, ia harus rela tetap bekerja dan bolak-balik ke Singapura. Denada juga telah menjual apartemen dan rumahnya untuk biaya pengobatan. Instagram/@Denadaindonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Denada Tambunan menceritakan kabar perkembangan kesehatan putrinya, Shakira Aurum yang menderita kanker darah. Menurut putri mantan penyanyi dan bintang film Emilia Contessa ini, saat ini Shakira yang sudah dirawat selama 1,5 tahun di National University Hospital di Singapura itu terpaksa bersekolah di rumah.

    “Kemarin-kemarin sempat pilek berbulan-bulan, Kita masih di Singapura yah,” ujarnya dalam Uunggahan foto putrinya sedang belajar di akun Instagramnya, Kamis, 8 Agustus 2019.

    Dalam unggahannya itu, penyanyi rap dan dangdut ini menuliskan, Shakira belajar di Sekolah Ibu atau dengan kata lain belajar bersama dia secara homeschooling. “Gak papa ya Nak, insya Allah soon kita bisa sekolah di sekolah beneran ya sayang. Aamiiin,” katanya menambahkan.

    Unggahan Denada ini mendapatkan pompaan semangat dari netizen termasuk rekan-rekannya sesame selebritas. Musisi JFlow pun memberikan semangat untuk Shakira. “Soon sekolah musik ya Shaki.” Penyanyi Gisella Anastasia turut memberikan komentar. “Puji Tuhan.”

    Demi mengobati Shakira, Denada menawarkan rumah mewahnya di daerah TB Simatupang untuk dijual. Ia mengunggah foto rumah yang hendak dijualnya itu di akun Instagramnya pada Jumat, 9 Agustus 2019.  Perjuangannya sebagai ibu membuat dia harus bolak-balik Jakarta Singapura untuk mencarikan biaya pengobatan Shakira.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.