Drama Saling Serang Farhat Abbas dan Hotman Paris

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Farhat Abbas. Tabloidbintang.com

    Farhat Abbas. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Permusuhan antar dua pengacara, Farhat Abbas dan Hotman Paris makin memanas usai penetapan Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami sebagai tersangka kasus ikan asin. Mereka saling sindir di media sosial. Terakhir, Farhat melaporkan Hotman ke polisi atas kasus pornografi.

    Dalam unggahannya, Farhat pun menyindir Hotman dengan kasus yang mereka tangani. "Mana yang lebih parah? Kasus ikan asin atau kasus ikan porno," tulis Farhat dalam unggahan di Instagramnya, Selasa, 6 Agustus 2019.

    Ia menuduh Hotman Paris telah menyebarkan konten pornografi dari ponselnya. Tak main-main dengan tuduhannya, Farhat melaporkan pengacara flamboyan itu ke Polda Metro Jaya. 

    Menanggapi tudingan itu, Hotman memberikan bukti telah kehilangan telepon genggamnya di Bali. Bukti tersebut merupakan surat keterangan kehilangan yang dikeluarkan dari kantor kepolisian. "Di laporan polisi hilang sekitar jam 2 subuh dan segera diblokir di Grapari dan beli kartu baru," tulis Hotman.

    Hotman pun bingung atas laporan soal penyebaran pornografi yang dilakukan oleh Farhat Abbas. Ia pun menantang kembali, akan memberikan uang Rp 10 miliar dan sebuah mobil Lamborgini, jika dapat membuktikan konten porno yang dituduhkan oleh Farhat.

    Tantangan ini dijawab suka hati oleh netizen yang kebanyakan berpihak kepadanya. Netizen bersimpati kepada Hotman setelah ia membela Fairuz A. Rafiq yang menjadi korban pencemaran nama baik oleh Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua. Farhat Abbas adalah pengacara Rey Utami dan Pablo Benua. 

    Karenanya, unggahan Farhat Abbas ini tidak mendapatkan simpati dari para netizen. Alih-alih sepak terjangnya didukung, netizen malah menyindir balik soal perceraian Farhat hingga gagalnya dia ketika mencoba peruntungan sebagai anggota DPR hingga pemimpin daerah.

    "Jadi bupati gagal, jadi caleg gagal, pengen nyalon jadi presiden gagal, berumah tangga gagal, auto gagal hidup lu...mandi taubah dulu gih sana, dari pada ngomel-ngomel mending zikir, dek," kata seorang netizen. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pidato Jokowi Terkait Kinerja dan Capaian Lembaga Tinggi Negara

    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR pada 16 Agustus 2019. Inilah hal-hal penting dalam pidato Jokowi.