Sekuel Si Juki, Libatkan Banyak Komedian Senior dan Komika

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indro Warkop. Tabloidbintang.com

    Indro Warkop. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, JakartaSi Juki The Movie: Harta Pulau Monyet kini telah memasuki proses produksi dan akan tayang pada 2020. Sekuel dari Si Juki The Movie ini melibatkan sejumlah aktor dan stand up comedian sebagai pengisi suara dalam film animasi ini.

    Jaja Miharja dan Indro Warkop yang telah bermain di film sebelumnya, kembali hadir dalam film ini. Selain itu komedian Mandra juga turut meramaikan petualangan Juki sebagai dirinya sendiri. Selain aktor senior, YouTuber Andovi da Lopez turut terlibat dalam film ini mengisi suara dua tokoh, Panglima Monyet dan Indra.

    Selain aktor dan Youtuber sejumlah komika ternama juga ambil bagian. Di antaranya Indra Jegel, Sadana Agung, Hifdzi Khoir, Rigen, Tretan Muslim, dan Coki Pardede. Keterlibatan banyak komika dalam film bukan tanpa sebab.

    Menurut Faza Meonk, sutradara dan penulis film ini, keterlibatan para komika diharapkan dapat membuat komedi yang disajikan semakin kaya. “Saat saya nulis skripnya,yang saya tulis sudah dengan komedi tapi saya berharap nantinya akan dimainkan oleh stand up comedian. Karena ini semua scene komedi, nanti kita baca bareng jadi kita bisa kembangin komedinya bareng,” ujar Faza dalam konferensi pers di Teater Salihara Pasar minggu.

    Para komika yang pertama kali terlibat dalam film animasi mengaku senang dan menikmati proses produksi film Si Juki. “Satu hal yang bener banget kata teman – teman tadi, ternyata film animasi di Indonesia masih jarang dan sebuah kehormatan yang luar biasa kami bisa menjadi bagian dari sejarah untuk menstimulasi perkembangan animasi di Indonesia,” tutur Coki Pardede.

    AULIA ZITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.