Menantu Arifin Ilham, Larissa Chou: Chinesse Juga Bisa Berhijab

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Larissa Chou. Instagram

    Larissa Chou. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Menantu Almarhum Arifin Ilham, Larissa Chou menuangkan kisahnya menjadi seorang mualaf dalam sebuah buku. Buku Larissa Chou ini berjudul 'Rissa Sebuah Pilihan Hidup'.

    Baca: Anak Arifin Ilham Jawab Soal Poligami, Satu di Sini Satu di Sana

    "Beryukur sekali buku Rissa masuk ke salah satu daftar best seller," kata Larissa Chou di akun Instagram, Jumat 12 Juli 2019. "Alhamdulillah buku Rissa banyak dicari, sold out di mana-mana, dan sekarang masuk cetakan kedua."

    Larissa Chou menulis buku untuk menginspirasi orang-orang yang belum mengenal Islam. Dia ingin menyampaikan jika agama yang dianut sekarang bukanlah agama yang keras, melainkan penuh cinta.

    Perempuan keturunan Tionghoa ini mengatakan banyak orang yang heran dia memakai hijab dan mengaitkannya dengan sukunya. "Bukan cuma orang Indonesia, tapi Chinesse juga bisa pakai hijab," kata Larissa Chou.

    Larissa Chou. Instagram

    Dalam menuliskan kembali kisah hidupnya, Larissa Chou mengingat kembali masa kecilnya. Dia tumbuh di lingkungan keluarga broken home, yang kedua orang tuanya bercerai. Ketika memilih untuk menganut agama Islam, Larissa mengatakan orang tuanya tidak marah.

    Larissa Chou juga menceritakan perjuangannya ketika memilih untuk masuk Islam. Dia bahagia atas pilihannya, terlebih setelah dinikahi oleh Muhammad Alvin Faiz, putra sulung Arifin Ilham. "Di buku ini, aku tidak membahas agama sebelumnya sama sekali," ujar dia.

    Buku 'Rissa Sebuah Pilihan Hidup' dibaderol dengan harga Rp 79 ribu. Larissa Chou juga menuliskan pesan untuk para mualaf agar tidak menjelekan agama yang dianut sebelumnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.