Zara JKT48 Akan Block Akun yang Bocorkan Cerita Dua Garis Biru

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Dua Garis Biru

    Film Dua Garis Biru

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemeran utama film Dua Garis Biru, Adhisty Zara akan memblokir akun pihak yang membocorkan cerita dari film terbarunya tersebut. "Yang spoiler siap-sipa gue block nih. Serius atuh jangan sebut adegan yang tidak ada di trailer, kan sama aja spoiler, tokoh lainnya yang enggak ada di trailer juga jangan diomongin direview ok? kartu kuning," tulis Zara dalam cuitannya di Twitter, Jumat, 12 Juli 2019.

    Film Dua Garis Biru merupakan garapan penulis skenario Gina S. Noer, ia membutuhkan waktu selama sembilan tahun untuk menggarap naskah film ini. Bagi Gina, waktu yang cukup lama itu ia perlukan agar karyanya punya potensi maksimal dan berdampak kepada penonton.

    "Membutuhkan waktu bagi saya melihat perjalanan saya menjadi seorang ibu, lalu mencoba melihat masa depan, dan menjadi lebih dewasa dan bijak sebagai orang tua," ujar Gina.

    Film Dua Garis Biru mengangkat kisah sepasang remaja yang memadu kasih, Bima (diperankan oleh Angga Yunanda) dan Dara (Adhisty Zara). Hubungan asmara mereka membuat Dara hamil di luar nikah, dan keduanya harus menjalani hidup yang tak semestinya di masa remaja.

    Sejumlah aktor papan atas turut membintangi film tersebut, di antaranya Cut Mini, Arswendy Bening Swara, Dwi Sasono, Lulu Tobing, Rachel Amanda, dan Maisha Kanna. Film Dua Garis Biru akan tayang perdana di bioskop mulai 11 Juli 2019. Sementara adaptasi dalam bentuk novel akan terbit pada 22 Juli.

    Di hari pertama peluncurannya, film ini sudah memperoleh lebih 178 ribu penonton. Zara, sebagai pemain di film tersebut, begitu senang dengan tanggapan para penonton atas filmnya tersebut. Ia mengunggah ulang ucapan selamat serta komentar tentang film tersebut di Insta Story miliknya. "Thank you, Alhamdulilah," tulis dia.

    Baca juga: Film Dua Garis Biru Dapat Sambutan Positif

     CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.