Lewat Film, Cita-Cita Ganjar Pranowo Jadi Polisi Tercapai

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan wartawan saat meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019. Ganjar Pranowo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Golkar nonaktif Markus Nari terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik. ANTARA

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjawab pertanyaan wartawan saat meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat, 10 Mei 2019. Ganjar Pranowo diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Golkar nonaktif Markus Nari terkait kasus dugaan korupsi proyek pengadaan KTP elektronik. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan terlibat dalam pembuatan sebuah film berjudul Sang Prawira. Dalam unggahan insta story-nya, Ganjar mengatakan film tersebut akan segera dirilis. "Coming soon film Sang Perwira," tulis dia, Kamis, 11 Juli 2019.

    Film garapan sutradara Ponti Gea ini, akan dirilis pada 1 Oktober 2019, di seluruh bioskop di Indonesia. Dalam film tersebut, Ganjar berperan sebagai perwira polisi yang mengajarkan mata kuliah Pancasila di Akademi Kepolisian.

    Menjadi seorang polisi, ternyata cita-cita yang diharapkan orang tua Ganjar pada masa kecilnya. "Dulu, bapak saya mengharapkan ada anaknya yang menjadi polisi, dan harapan itu ditujukan ke saya. Kalau jadi polisi angkatan 90, mungkin sekarang sudah berpangkat Kombes atau bintang satu. Akhirnya saya jadi polisi, tapi di film," tutur Ganjar.

    Sutradara Ponti Gea mengatakan, film yang rencananya berdurasi 100 menit itu bercerita tentang perjalanan seorang anak desa dari pinggiran Danau Toba yang bercita-cita menjadi polisi. "Kami melibatkan Bapak Gubernur Jateng karena kami ingin menunjukkan kerja sama yang kuat antara kepolisian dengan pemerintah," ujar dia.

    Sang Perwira merupakan film yang menceritakan pergulatan sebuah keluarga dalam membuat keputusan mengenai pendidikan lanjutan bagi anak yang masih duduk di bangku SMA. Film tersebut juga melibatkan personel kepolisian dalam melakoni perannya.

    Selain menampilkan profesionalisme polisi dalam menjalankan tugas, film Sang Prawira juga menyuguhkan kultur serta destinasi wisata lokal, di Sumatera Utara.

    Pengambilan gambar untuk film itu dilakukan di 130 titik yang tersebar di daerah seperti Karo, Simalungun, Tobasa, Humbahas Tanjung Balai, Sibolga, Nias, Medan, Semarang, dan Jakarta.

    Baca juga: Masa Tenang, Ganjar Pranowo Bikin Sayembara Unik

    CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?