Film Mahasiswi Baru Terinspirasi dari Kisah Nyata

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mikha Tambayong bersama Widyawati memberikan penjelasan kepada wartawan dalam perilisan poster dan tailer Film Mahasiswi Baru di Jakarta, 08 Juli 2019. Film tersebut diperankan oleh aktris senior Widyawati sebagai mahasiswi baru di sebuah universitas. Tempo/Nurdiansah

    Mikha Tambayong bersama Widyawati memberikan penjelasan kepada wartawan dalam perilisan poster dan tailer Film Mahasiswi Baru di Jakarta, 08 Juli 2019. Film tersebut diperankan oleh aktris senior Widyawati sebagai mahasiswi baru di sebuah universitas. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - MNC Pictures merilis trailer dan poster film terbarunya berjudul Mahasiswi Baru. Film yang disutradarai Monty Tiwa ini mulai tayang di bioskop pada 8 Agustus mendatang.

    Mahasiswi Baru bercerita mengenai Lastri (Widyawati), perempuan berusia lanjut yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terlepas dari usianya yang sudah tidak muda. Bersama dengan Dany (Morgan Oey), Sarah (Mikha Tambayong), Erfan (Umay Shahab), dan Reva (Sonia Alyssa), Lastri menjalani hari – harinya sebagai mahasiswi baru.

    Film komedi ini menceritakan semangat yang dimiliki Lastri untuk melanjutkan pendidikan meski usianya sudah tergolong nenek–nenek. Semangat ini yang ingin disampaikan pada penonton.

    Ide cerita film ini rupanya juga terinspirasi dari kisah nyata. “Filmnya terinspirasi dari berita, bahwa ada nenek–nenek umur 80 tahun ke atas dan akhirnya berhasil menyelesaikan kuliahnya dan lulus dengan baik, semangat itulah yang ingin kita bawa dalam film ini.” Ujar Toha Esa, produser eksekutif film ini.

    Adanya kolaborasi dari aktor senior dan aktor muda juga menimbulkan dinamika yang menarik selama proses produksi. Menurut Monty Tiwa, adanya jarak usia dari pemain–pemain utama menjadi  tantangan tersendiri bagi dirinya yang menyutradarai film ini. Namun di sisi lain, dengan adanya aktor senior seperti Widyawati dan Slamet Rahardjo menjadi kesempatan yang baik baik aktor–aktor yang lebih muda untuk banyak belajar.

    "Saya baru melihat dalam syuting ada proses transfer ilmu seriuh ini. Jadi bagaimana anak-anak ini dari mulai melihat dan jadi belajar juga.”ujar Monty.

    “Dari semua yang pernah saya buat, ini salah satu film yang paling banyak menangkap fenomena sosial saat ini. Dari mulai generation gap, bagaimana masyarakat modern berkomunikasi satu sama lain, kemudian dengan hadirnya era digital bagaimana orang tua tidak bisa memahami anak – anak yang lebih muda dan sebaliknya ini menarik sekali.” jelas Monty Tiwa.

    AULIA ZITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.