Film dari Karya Pramoedya Ananta Toer, Keluarga: Mimpi Jadi Nyata

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah aktor dan aktris berfoto bersama usai peluncuran trailer film Perburuan dan Bumi Manusia di XXI Epicentrum Jakarta, 4 Juli 2019. TEMPO/Nurdiansah

    Sejumlah aktor dan aktris berfoto bersama usai peluncuran trailer film Perburuan dan Bumi Manusia di XXI Epicentrum Jakarta, 4 Juli 2019. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua karya sastrawan Pramoedya Anata Toer yang dijadikan film akan tayang sebentar lagi. Falcon Pictures sebagai rumah produksi yang mendapatkan lisensi karya tersebut, baru-baru ini menayangkan trailer film yang diangkat dari novel Bumi Manusia dan Perburuan.

    Baca: Film Dokumenter Pramoedya Ananta Toer Tayang Sebelum Bumi Manusia

    Kedua film tersebut, akan diluncurkan bersamaan pada 15 Agustus 2019. Keluarga dari Pramoedya Ananta Toer menyambut baik film tersebut. "Pak Pram menginginkan karyanya difilmkan dan menjadi kenyataan setelah Pak Pram meninggal," kata cucu Pramoedya, Angga Oka dalam konfrensi pers di Epicentrum XXI Jakarta, Kamis, 4 Juni 2019.

    Angga menuturkan keluarganya begitu bahagia atas film-film tersebut. Dia pun berpesan kepada para penggemar buku Pramoedya Ananta Toer agar tak khawatir dengan hasil film garapan Hanung Bramantyo dan Richard Oh ini. Sambutan positif juga diberikan oleh Astuti, anak keempat Pramoedya.

    Anak keempat Pramodya Ananta Toer (kiri), Astuti dan Produser Falcon Picture Frederica dalam peluncuran trailer film Perburuan dan Bumi Manusia di Epicentrum XXI, Jakarta. TEMPO | Chitra Paramaesti.

    Astuti mengatakan dilihat dari trailernya, film Bumi Manusia dan film Perburuan digarap dengan baik. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyaksikan karya ayahnya yang difilmkan. "Melihat dari penampilan tadi cukup baik. Saya berharap orang Indonesia menonton film itu karena menunjukkan seperti apa gambaran kehidupan sosial di Indonesia," tutur Astuti.

    Perjalanan karya Pramoedya Ananta Toer menjadi film dimulai pada 2014 saat Rumah Produksi Falcon Pictures mendapatkan lisensi untuk dua karya Pramoedya, Bumi Manusia dan Perburuan. "Ini sumbangsih untuk perfilman Indonesia," ucap Produser Falcon, Frederica.

    Baca juga: Alasan Richard Oh Garap Perburuan Karya Pramoedya Ananta Toer

    Frederica mengatakan peluncuran kedua film tersebut akan diadakan berbarengan di Surabaya, pada Agustus nanti. Menurut dia, penayangan tersebut bukan untuk persaingan lantaran digarap oleh sutradara yang berbeda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ashraf Sinclair dan Selebritas yang Kena Serangan Jantung

    Selain Ashraf Sinclair, ada beberapa tokoh dari dunia hiburan dan bersinggungan dengan olah raga juga meninggal dunia karena serangan jantung.