Vanessa Angel Bebas, Tulis Terima Kasih Sampai Delapan Kali

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan penyebaran konten asusila Vanessa Angel berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Senin, 17 Juni 2019. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Vanessa Angel dengan hukuman 6 bulan penjara. ANTARA

    Terdakwa kasus dugaan penyebaran konten asusila Vanessa Angel berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Senin, 17 Juni 2019. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Vanessa Angel dengan hukuman 6 bulan penjara. ANTARA

    TEMPO.CO, JakartaVanessa Angel dinyatakan bebas setelah menjalani hukuman selama lima bulan penjara atas kasus penyebaran konten asusila. Vanessa Angel mengungkapkan kebahagiaannya atas kebebasan tersebut melalui akun media sosial Instagram.

    Pada Minggu, 30 Juni 2019, Vanessa Angel mengunggah dua foto diri dengan wajah tersenyum. Mengenakan kemeja putih dengan makeup natural, rona gembira terpancar di wajahnya.

    "Terima kasih, terima kasih Tuhan Allah, terima kasih untuk pengacaraku, asistenku, managerku," tulis Vanessa Angel di akun Instagram. Ucapan yang sama dia sampaikan juga kepada keluarga yang telah memberikan dukungan kepadanya selama lima bulan terakhir.

    "Aku bersyukur masih ada kalian yang mau membantu aku lebih tabah dan menjadi lebih baik lagi, terima kasih," tulis Vanessa Angel. Saking gembira dan amat menghargai segala dukungan kepadanya dan tak bisa mengucapkan untuk masing-masing orang, Vanessa Angel kembali menuliskan, "terima kasih, terima kasih, terima kasih."

    Vanessa Angel akhirnya bebas setelah hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur menjatuhkan vonis lima bulan penjara pada Rabu, 26 Juni 2019. Vanessa Angel dianggap terbukti mendistribusikan informasi elektronik yang memiliki muatan melanggar kesusilaan.

    Vanessa Angel bisa menghirup udara bebas beberapa hari setelah vonis dibacakan karena dia telah ditahan sejak 31 Januari 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.