Minggu, 22 September 2019

Perjalanan Percintaan Song Hye Kyo dan Song Joong Ki

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Song-Song Couple, Song Hye Kyo dan Song Joong Ki. koreaboo.com

    Song-Song Couple, Song Hye Kyo dan Song Joong Ki. koreaboo.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dijuluki Song-Song Couple, Song Joong Ki dan Song Hye Kyo adalah salah satu pasangan selebritas yang disukai penggemar. Mereka bertemu lewat drama populer "Descendants of the Sun" pada 2016 di mana Joong-ki berperan sebagai Yoo Si-jin, seorang tentara, dan Hye Kyo menjadi dokter Kang Mo Yeon yang jatuh cinta pada Yoo.

    Dikutip dari Korea Times, rumor mengenai percintaan mereka muncul dua kali pada 2017. Pada Maret, seorang warganet mengklaim telah melihat dua sejoli itu di New York. Namun agensi dari dua aktor itu membantah ada hubungan istimewa di luar pertemanan biasa.

    Rumor kedua beredar pada Juni. Sebuah situs media Cina melaporkan pasangan itu berlibur bersama di Bali. Lagi-lagi rumor itu dibantah.

    Namun, pada Juli 2017 mereka mengumumkan akan menikah pada Oktober. "Awal tahun ini, kami berjanji akan melewatkan sepanjang hidup bersama," kata Joong Ki di situs penggemarnya.

    Namun, awal tahun ini mulai muncul rumor perceraian yang dimulai dari media China. Media itu berspekulasi hubungan mereka retak setelah melihat Hye-kyo tampil di hadapan publik tanpa mengenakan cincin kawin. Namun Joong-ki menepis rumor itu pada bulan Mei dengan mengenakan cincin kawin saat membaca skenario untuk drama Arthdal Chronicle.

    Meski demikian, Joong Ki telah mengajukan gugatan perceraian, kata pengacaranya, Kamis. Ia ingin mengakhiri pernikahan mereka secara damai, bukan saling menyalahkan satu sama lain.

    Baca juga: Song Joong Ki - Song Hye Kyo Cerai, Produk Sponsor Turut Disorot

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe