Main di Imperfect, Reza Rahadian Tidak Mengubah Penampilan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reza Rahadian dan Jessica Mila bermain dalam film Imperfect karya Ernest Prakasa dan istrinya, Meira Anastasia. TEMPO | Chitra Paramaesti

    Reza Rahadian dan Jessica Mila bermain dalam film Imperfect karya Ernest Prakasa dan istrinya, Meira Anastasia. TEMPO | Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Reza Rahadian tidak mengubah penampilan dalam film Imperfect. Hal ini berbeda dengan karakter di film-film sebelumnya yang menuntut Reza Rahadian untuk tampil berbeda. Reza mengatakan tujuan utama dari film tersebut bukan mengubah fisik, melainkan karakter yang ia perankan dapat masuk ke penonton.

    "Gue bawa karakter ini sesuai yang digambarkan Meira di bukunya, jadi ini PR buat gue, ketimbang mikirin eksternalnya. Kebetulan tim kostum dan make up solid banget, jadi gue menyerahkan ini, dan gue rasa penampilan baru pasti, tapi bukan yang utama," tutu Reza dalam konferensi pers di Pondok Indah, Kamis, 20 Juni 2019.

    Baca juga: Jessica Mila Deg-degan Main Film Bareng Reza Rahadian

    Imperfect merupakan film garapan Ernest Prakasa bersama istrinya, Meira Anastasia. Film ini mengangkat kisah yang dituliskan Meira dalam bukunya yang berjudul Imperfect.

    Selain mengajak Meira, Ernest juga menggandeng Reza Rahadian dan Jessica Mila, yang akan memerankan tokoh utama di film Imperfect. "Buat gue, bisa kerja sama dengan Reza merupakan pencapaian di karir sutradara gue, yang masih seumur jagung ini," tutur Ernest.

    Film drama komedi ini akan mulai digarap pada akhir Juli 2019, Ernest berujar penayangannya pun akan dilakukan pada akhir tahun ini. "26 Juli nanti akan ada big reading dan ngenalis cast lain," kata Ernest.

    Baca juga: Ernest Prakasa Gandeng Meira Anastasia Bikin Film Komedi

    Isu yang akan diangkat oleh Ernest dan Meira ialah soal kepercayaan diri. Kisah yang menokohkan Rara dan Dika ini, diangkat dari buku perjalanan Meira dalam menemukan jati diri.

    Dalam pebuatan naskahnya, Ernest mengaku lebih sulit dibandingkan naskah-naskah film yang ia garap sebelumnya. Alasannya, film tersebut bercerita soal Meira, di mana biasanya film-film yang ia buat berdasarkan perspektifnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.