Giring Ganesha: Saya Tumbuh Bersama Toy Story

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Giring Ganesha mengajak istri dan dua anaknya menonton film Toy Story 4 di Mall Kota Kasablanka pada Rabu malam, 19 Juni 2019. TEMPO | Chitra Paramaesti

    Giring Ganesha mengajak istri dan dua anaknya menonton film Toy Story 4 di Mall Kota Kasablanka pada Rabu malam, 19 Juni 2019. TEMPO | Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan vokalis band Nidji, Giring Ganesha memboyong keluarganya untuk menonton Toy Story 4. Giring Ganesha mengajak istri dan dua anaknya untuk menyaksikan film yang pertama kali dia saksikan saat berusia 12 tahun.

    Baca: Konser Perpisahan dengan Nidji, Mata Giring Ganesha Berkaca-kaca

    "Saya tumbuh bersama mereka. Enggak nyangka banget sekarang anak saya nonton juga," ujar Giring dalam gala premier Toy Story 4 di Kota Kasablanka XXI, Rabu, 19 Juni 2019.

    Giring Ganesha mengatakan, film Toy Story 4 begitu menyetuh emosi para penonton. Meski begitu, dia enggan menyebutkan bagian mana dari film tersebut yang mengaduk-aduk emosinya. "Hampir seluruh bagian dari film ini mengingatkan saya pada masa kecil," ucap dia.

    Poster film Toys Story 4.

    Dari empat sekuel film Toy Story, Giring paling suka dengan Toy Story 1 dan Toy Story 3. Dua film itu mengangkat momentum perkenalan dan perpisahan Woody dengan Andy, yang kemudian berganti dengan Bonnie.

    Film Toy Story 4 disutradarai oleh Josh Cooley. Film ini menceritakan petualangan Woody mencari Forky, salah satu mainan Bonnie, di taman bermain.

    Baca juga: Cara Giring Ganesha Balas Dendam Setelah Gagal ke DPR

    Toy Story 4 akan hadir di layar bioskop Indonesia pada Jumat, 21 Juni 2019. Khusus di Kota Kasablanka Mall, para penggemar Toy Story 4 dapat berjumpa dan berfoto dengan para tokoh kartun tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.