Keanu Reeves Jadi Kameo dalam Drama Komedi Anyar Netflix

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keanu Reeves and Ali Wong in Always Be My Maybe (2019)

    Keanu Reeves and Ali Wong in Always Be My Maybe (2019)

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu film terbaru keluaran Netflix, Always Be My Maybe, dapat menjadi salah satu film pilihan di bulan ini. Disutradarai oleh Nanatchka Khan, drama komedi Netflix berhasil menggandeng Keanu Reeves dalam pembuatan film ini.

    Keanu menjadi kameo dalam film ini, pemeran utama Randall Park mengaku sangat gugup, apalagi ada adegan bertarung di film tersebut. "Pekerjaan akrobat itu benar-benar mengikuat kami, dan saya pikir dia (Keanu) jatuh cinta kepada saya," ujar Randall seperti dikutip dari The Quint, Selasa, 18 Juni 2019.

    Selain Randall, komedian Ali Wong juga terlibat dalam pembuatan film ini. Randall dan Ali juga menjadi penulis film drama komedi ini. Wong mengatakan bahwa keduanya tidak bisa berhenti tertawa di lokasi syuting.

    Keanu Reeves and Ali Wong in Always Be My Maybe (2019)

    Selain menghadirkan Keanu Reeves, hal yang menonjol dari film ini ialah para kru dan pemainnya sebagian besar berasal dari Asia. Always Be My Maybe memuat unsur budaya inklusif tanpa mengurangi karakter Asia-Amerika menjadi kiasan imigran.

    Alway Be My Maybe menceritakan kisah persahabatan antara Sasha (ALi Wong) dan Marcus (Randal Park) yang menjadi canggung ketika ada perasaan cinta di antara mereka.

    Setelah 15 tahun hubungan mereka renggang, Sasha dan Marcus dipertemukan kembali dalam keadaan yang tidak diduga. Mereka menjalin hubungan pertemanan kembali, hingga akhirnya Marcus ingin mengungkapkan rasa cintanya, namun terlambat lantaran Sasha sudah bertemu dengan orang lain.

    Baca juga: Disapa Keanu Reeves Mad Dog, Yayan Ruhian: Seperti Mimpi

     THE QUINT | PEOPLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.