Muhammad Adhiyat Ikut Isi Soundtrack Koki-Koki CIlik 2

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Adhiyat (Antara)

    Muhammad Adhiyat (Antara)

    TEMPO.CO, Jakarta -  Muhammad Adhiyat tidak hanya membuktikan kemampuannya dalam seni peran, ternyata dia juga pandai bernyanyi dan menjadi salah satu pengisi soundtrack untuk film Koki-Koki Cilik 2.

    Bintang cilik yang tengah naik daun itu, mulai dikenal masyarakat sejak bermain dalam film Pengabdi Setan. Dari sana, dia mendapat banyak tawaran bermain main termasuk Kulari ke Pantai dan yang terbaru Koki-Koki Cilik 2.

    Adhiyat tidak hanya berperan sebagai Adhit, tapi dia juga menyumbangkan suaranya dengan menyanyikan lagu Sepuluh (Lompat Lebih Tinggi). "Aku sangat suka karena lagunya itu bisa membuat aku jadi semangat setiap mendengarkannya," kata Adhiyat melalui keterangan resmi yang diterima Antara, Ahad, 16 Juni 2019.

    Aktor cilik peraih Piala Citra sebagai Pemeran Anak Terbaik Tahun 2017 ini mengatakan jika dirinya ikut bersemangat menyanyikan lagu "Sepuluh". Menurutnya, tersebut memberikan motivasi untuk mengejar cita-cita.

    "Aku selalu semangat kalau dengar lagu itu. Karena memang liriknya membuat kita semangat kalau lagi kurang mood dalam belajar ataupun dalam menjalankan rutinitas," jelas aktor berusia 8 tahun itu.

    "Makna lagunya itu, kita hidup jangan pernah suka menyerah, putus asa dalam mencapai cita-cita dan keinginan. Semua ujian, halangan dan kegagalan adalah suatu pelajaran," lanjutnya.

    Koki-Koki Cilik 2 sendiri mulai tayang pada 27 Juni 2019. Film ini bercerita tentang anak-anak peserta Cooking Camp yang berusaha mempertahankan sekolah mereka dengan perjuangan yang sarat akan keceriaan anak-anak.

    Baca juga: Muhammad Adhiyat di Pengabdi Setan Raih Pemain Anak Pilihan Tempo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.