Ahmad Dhani Satu Sel Dengan Narapidana Golongan Ringan

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik, musikus Ahmad Dhani Prasetyo mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 23 April 2019. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Dhani dengan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan penjara. ANTARA/Didik Suhartono

    Terdakwa kasus dugaan pencemaran nama baik, musikus Ahmad Dhani Prasetyo mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, 23 April 2019. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Dhani dengan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan penjara. ANTARA/Didik Suhartono

    TEMPO.CO, Jakarta- Musikus Ahmad Dhani, pindah tempat penahanan ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta. Kepala Rumah Tahanan Cipinang, Oga Darmawan menuturkan, Ahmad Dhani ditempatkan di sel yang berisi 11 narapidana lainnya.

    "Kemarin sudah melalui masa orientasi pengenalan, sekarang kita sudah masukan ke sel. Kapasitas kami 1100, jumlah penghuni sekarang 4326 orang, over crowded-nya 400 persen, jadi enggak mungkin ada kamar sendiri," ujar Oga saat dihubungi Tempo, Kamis, 13 Juni 2019.

    Oga menjelaskan, sesampainya Ahmad Dhani di Rutan Cipinang, ia mendapatkan perawatan, antara lain pengecekkan kesehatan oleh tim dokter, menyiapkan untuk menghadapi perkara, memberikan sarana ibadah, buku bacaan, dan sarana olahraga. Hal tersebut kata Oga dilakukan kepada seluruh narapidana, bukan dikhususkan untuk Ahamd Dhani.

    Untuk penempatan sel Ahmad Dhani, Oga menuturkan ia bersama narapidana golongan ringan. Oga menjelaskan, para narapidana tersebut orang-orang yang melakukan tindakan pidana ringan seperti pencurian dan perselingkuhan.

    Jika Ahmad Dhani dipenjara dalam sel tahanan berat, kata Oga, akan lebih beresiko. "Kalau dia digabung bandar narkoba, jangan sampai ada penularan kejahatan. Pada prinsipnya kami menjunjung tinggi persamaan hak," kata Oga.

    Sebelumnya, Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis satu tahun penjara kepada musikus Ahmad Dhani Prasetyo, Selasa, 11 Juni 2019. Ketua majelis hakim R. Anton Widyopriyono dalam amar putusannya menyatakan Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 45 ayat 3 juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE.

    Ahmad Dhani divonis atas ucapannya yang dinilai mengandung penghinaan dan pencemaran nama baik saat acara Deklarasi Ganti Presiden yang batal dilaksanakan di Surabaya, 26 Agustus 2018.

    "Selanjutnya, kami akan mengembalikan Ahmad Dhani ke tempat penahanan asalnya, Rutan Cipinang, Jakarta," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Negeri Jawa Timur Richard Marpaung saat dikonfirmasi di Surabaya, Selasa 11 Juni 2019.

    Baca juga: Pindah ke Cipinang, Ahmad Dhani Lebih Mudah Bertemu Anak

    CHITRA PARAMAESTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.