Annisa Pohan Ucap Terima Kasih ke Jokowi, Netizen: Sindir Prabowo

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Annisa Pohan mengunggah foto sebagai ungkapan terima kasih kepada Presiden Jokowi. Instagram/@annisayudhoyono

    Annisa Pohan mengunggah foto sebagai ungkapan terima kasih kepada Presiden Jokowi. Instagram/@annisayudhoyono

    TEMPO.CO, Jakarta - Menantu Ani Yudhoyono, Annisa Pohan mengunggah foto lama saat keluarga besar Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Presiden Jokowi dan Iriana Widodo dalam sebuah hajatan. Unggahan ini sebagai ungkapan terima kasihnya kepada Presiden Jokowi yang memberikan pidato perpisahan saat prosesi pemakaman Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu, 2 Juni 2019.

    Pada foto yang diunggah di akun Instagram Annisa Pohan di @annisayudhoyono pada Selasa, 4 Juni 2019 ini terlihat Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, dia sendiri, Edhie Baskoro (Ibas), Aliya Rajasa, dan Airlangga Satriadi Yudhoyono yang tampak belakang. Jika dilihat dari foto ini, terlihat semua perhatian mengarah kepada Airlangga. Wajah yang terpancar dari mereka terlihat tertawa bahagia.

    “Terima kasih kepada Presiden @jokowi yang sudah memberikan pidato perpisahan kepada Memo @aniyudhoyono di pelepasan terakhirnya di TMP Kalibata. Pidato Bapak sangat indah…jika Ibu dapat melihat semuanya pasti akan sangat berbahagia dan tersenyum kepada Bapak seperti di foto ini. ‘Flamboyan telah pergi, namun akan tetap hidup di hati’,” tulis Annisa Pohan pada keterangan foto itu.

    Baca juga: AHY: Nilai-nilai yang Diwariskan Ani Yudhoyono Akan Tetap Hidup

    Flamboyan adalah julukan yang diberikan SBY kepada Ani Yudhoyono yang wafat pada Sabtu, 1 Juni 2019 setelah empat bulan melawan kanker darah di National University Hospital, Singapura. Menurut Ani Yudhoyono, nama Flamboyan mengacu kepada nama jalan rumahnya saat itu di Magelang, sewaktu ayahnya, Sarwo Edhie Wibowo menjabat sebagai Gubernur AKABRI di Magelang. Julukan itu diberikan SBY saat dia menulis surat berisi puisi cinta kepada Ani Yudhoyono.

    Unggahan ini pun ramai komentar netizen. Sebagian memberikan dukungan kepada Annisa Pohan dan keluarga. “Ibu pasti masih mendengar kala itu…Semoga husnul khatimah..,Aamiin,” kata @anisatulm29.

    Ada juga yang berkomentar meninggalnya Ani Yudhoyono dapat menyatukan perbedaan pilihan politik. “Bahkan di akhir hayatnya pun, Memo mempersatukan yang sempat terpecah,” ucap @deninkayupratama. “Lihat pemandangan gini sejuk…beda politik tapi masih menjaga persatuan,” kata @salmanaljawy.

    Baca juga: Annisa Pohan Unggah Momen Ani Yudhoyono Tak Sabar Keluar Kamar

    Tapi juga ada netizen yang menyebut unggahan Annisa Pohan ini untuk menyindir Prabowo yang datang bertakziah pada Senin, 3 Juni 2019 dengan menyebut soal pilihan politik Ani Yudhoyono yang membuat gusar SBY. “Statusnya nyindir gitu ya…ckckckck,” komentar @amyra.6871. “Sindir halusss, so smooth….stay strong Mbak Annisa,” kata @olifivebriyola. “Beda ya sama pidato @prabowo yang terlalu obsesi banget jadi presiden…Sampai gak lihat-lihat tempat,” ucap @dumaririskeinara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.