Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ani Yudhoyono Wafat, Ini Semangatnya Lawan Kanker

Reporter

image-gnews
Unggahan Ani Yudhoyono yang mendapatkan kiriman dari orang-orang yang mencintainya. Foto: Instagram
Unggahan Ani Yudhoyono yang mendapatkan kiriman dari orang-orang yang mencintainya. Foto: Instagram
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan ibu negara, Ani Yudhoyono wafat pada Sabtu, 1 Juni 2019, pukul 11.50 waktu Singapura. Ia meninggal dalam usia 67 tahun, setelah berjuang selama tiga bulan melawan kanker darah di National University Hospital. Ia langsung dilarikan ke Singapura, setelah pingsan sesuai menemani perjalanan suaminya, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, berkampanye untuk Partai Demokrat di Pulau Sumatera.

Sebelumnya, tidak ada tanda-tanda bahwa Ani Yudhoyono bakal terkena penyakit mematikan itu. Begitu divonis dokter bahwa ia menderita kanker darah, SBY tak pernah beranjak dari sisinya. Ia dengan setia menemani istrinya. Tugas konsilidasi partai dialihkan kepada putra sulungnya, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

“Selama puluhan tahun, 43 tahun sejak menikah tahun 76 lalu, Ibu selalu mendampingi kemanapun. Dan inilah saatnya Pepo membayar itu semua. Itu yang disampaikan Bapak SBY ke saya,” kata Agus saat diwawancara di Trans TV.

AHY mengaku tak satupun dari anggota keluarga yang siap saat menerima kabar dari dokter bahwa ibunya menderita kanker darah. “Gak pernah ada yang siap. Keluarga manapun tidak ada yang pernah siap untuk menerima berita seberat itu. Saya tidak akan pernah melupakan penggalan cerita kehidupan itu,karena justru ibu hanya keluar sedikit air mata ketika mendengar itu,” ujarnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Ani Yudhoyono sendiri, selama sakit, menerima simpati dari berbagai pihak. Meski sakit, sesekali ia masih mengunggah penyemangat diri untuk terus berjuang hidup. Bahkan, ia menulis di bio akun Instagramnya, kalimat menyemangati diri sendiri. “Insya Allah, I will never give up fighting this cancer.”

Unggahan terakhir Ani Yudhoyono pada 16 Mei 2019 saat ia dibolehkan menghirup udara segar Singapura. Ada delapan foto saat ia duduk di kursi roda yang didorong oleh SBY, ditemani menantu sulungnya Annisa Pohan berjalan-jalan di sekitar rumah sakit.

“Alhamdulillah setelah 3 bulan tidak menghirup udara segar, hari ini saya diperkenan dokter keluar ruangan untuk melihat hijaunya daun, birunya langit dan segarnya udara walau hanya 1-2 jam. Terima kasih Ya Allah…Semoga kesehatanku semakin pulih. Mohon doa teman-teman semua,” tulis Ani Yudhoyono dalam  unggahan itu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kenali 3 Jenis Kanker Darah, Apa Saja Tanda-tandanya?

10 hari lalu

Ditemukan Metode Baru Mematikan Sel Leukemia
Kenali 3 Jenis Kanker Darah, Apa Saja Tanda-tandanya?

Terdapat tiga jenis kanker darah, masing-masing memiliki gejala, perawatan, dan prognosis yang berbeda.


Mengenang 5 Tahun Ani Yudhoyono Berpulang: Anak Sarwo Edhie Wibowo, Istri SBY

48 hari lalu

Presiden SBY (kiri) dan Ibu Ani Yudhoyono pada upacara peringatan HUT RI ke-65 di Istana Negara, Jakarta (17/8). TEMPO/Subekti
Mengenang 5 Tahun Ani Yudhoyono Berpulang: Anak Sarwo Edhie Wibowo, Istri SBY

Hari ini, 5 tahun Ani Yudhoyono istri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpulang akibat kanker darah pada Sabtu, 1 Juni 2019.


Dosis dan Efek Samping Obat Diabetes Metformin

55 hari lalu

Ilustrasi diabetes. Freepik.com
Dosis dan Efek Samping Obat Diabetes Metformin

Obat diabetes ini tersedia dalam bentuk tablet oral dan larutan oral, dengan dua variasi tablet yaitu pelepasan segera dan pelepasan diperpanjang.


Jenis dan Gejala-gejala Kanker Darah

55 hari lalu

Salah satu bakteri yang tahan terhadap anti-biotik, Klebsilla penumoniae, yang sedang menginfeksi sel darah putih manusia. Bakteri ini tentunya menjadi mimpi buruk bagi dunia kesehatan. (National Institute of Allergy and Infectious Diseases)
Jenis dan Gejala-gejala Kanker Darah

Ada tiga jenis utama kanker darah yaitu leukemia, limfoma, dan myeloma. Setiap jenis kanker ini mempengaruhi sel darah putih dengan cara yang berbeda.


Mengenal Kanker Darah dan Penyebabnya

56 hari lalu

Peneliti Israel Lena Neufeld memeriksa model 3D tabung mirip pembuluh darah, sebagai bagian dari penelitian kanker otak yang menggunakan sel pasien untuk membuat model tumor cetak 3D, di Universitas Tel Aviv, Israel 17 Agustus 2021. Para peneliti sering kali mencetak model tumor 3D untuk merencanakan operasi. REUTERS/Nir Elias
Mengenal Kanker Darah dan Penyebabnya

Kanker darah terjadi ketika ada gangguan proses produksi sel darah mengakibatkan pembentukan sel darah abnormal yang menguasai jumlah sel darah normal


Mengenal Metformin, Obat Diabetes Tipe 2 yang Disebut Bisa Mengobati Kanker Darah

56 hari lalu

Ilustrasi insulin, obat diabetes. Sumber:  McGuff Company, Inc/mirror.co.uk
Mengenal Metformin, Obat Diabetes Tipe 2 yang Disebut Bisa Mengobati Kanker Darah

Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak dapat mengatur kadar gula darah dengan baik, biasanya karena kurangnya produksi insulin.


Memahami Penyembuhan Kanker Darah dengan Sel Punca

22 April 2024

Mengunduh Manfaat Terapi Sel Punca
Memahami Penyembuhan Kanker Darah dengan Sel Punca

Dokter menjelaskan metode penyembuhan kanker darah dengan melakukan transplantasi sel punca atau stem cell. Simak penjelasannya.


Hindari Paparan Zat Asing untuk Cegah Kanker Darah

22 April 2024

Ilustrasi sel darah merah. Pixabay.com/Vector8DIY
Hindari Paparan Zat Asing untuk Cegah Kanker Darah

Masyarakat diminta menghindari paparan zat asing demi mencegah risiko kanker darah. Apa saja yang dimaksud?


Jarang Dianggap Serius, Ini Penyebab Memar dan Ada Orang yang Lebih Mudah Mengalaminya

12 April 2024

Ilustrasi memar. Klikdokter.com
Jarang Dianggap Serius, Ini Penyebab Memar dan Ada Orang yang Lebih Mudah Mengalaminya

Memar atau lebam biasanya muncul di kulit dalam warna merah, ungu kebiruan dan jarang dianggap serius. Padahal bisa jadi masalah kesehatan tertentu.


Mengenal Multiple Myeloma, Kanker Darah yang Menyerang Sel Plasma

24 Maret 2024

Dr. dr. Jeffry Beta Tenggara Sp.PD-KHOM dalam edukasi bertajuk Webinar Awam Untuk Tingkatkan Kesadaran Akan Penyakit Multiple Myeloma oleh Johnson & Johnson Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia dan dihadiri oleh sekitar 80 peserta pada Sabtu 23 Maret 2024/Johnson & Johnson
Mengenal Multiple Myeloma, Kanker Darah yang Menyerang Sel Plasma

Multiple myeloma juga dikenal sebagai kanker darah terbanyak di dunia setelah leukemia.