Adik Arifin Ilham Buat Lagu untuk Kakak, Spontan dan Emosional

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelayat mengambil gambar pusara Arifin Ilham saat prosesi pemakaman di Pondok Pesantren Az Zikra, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 23 Mei 2019. Arifin Ilham menghembuskan napasnya di Penang, Malaysia pada pukul 23.40 waktu setempat. TEMPO/Nurdiansah

    Pelayat mengambil gambar pusara Arifin Ilham saat prosesi pemakaman di Pondok Pesantren Az Zikra, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 23 Mei 2019. Arifin Ilham menghembuskan napasnya di Penang, Malaysia pada pukul 23.40 waktu setempat. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Bogor - Banyak cara dilakukan untuk mengenang kepergian orang terkasih. Salah satu hal yang dilakukan Noor Komariah Ilham, adik kadung Muhammad Arifin Ilham atau Arifin Ilham adalah dengan membuat lagu.

    Perempuan yang karib disapa Kokom ini, membuat lagu berjudul Rajawali Berdzikir untuk mengenang sekaligus melepas rindu terhadap kakak keduanya yang merupakan pendiri majelis dan pondok pesantren Az-Zikra.

    “Hanya untuk melepas kerinduan aja sih, dan rasa enggak percaya ya karena kan Kang Arifin secepat itu pergi,” kata Kokom diwawancarai Tempo saat membuat video klip lagu tersebut di Pondok Pesantren Az-Zikra Bogor, Senin 27 Mei 2019.

    Kokom mengungkapkan alasan dirinya membuat video klip lagu di dekat pusara sang kakak meski usianya baru dua hari. Hal itu ia lakukan guna mengabadikan momen terakhir pertemuan dirinya dengan Arifin Ilham. “Biar orang tahu, dan bisa melepas rindu juga, lagi juga niat kami bukan mau senang-senang,” kata Kokom.

    Kokom mengatakan, isi lagu yang dirangkai usai kepergian sang kakak ini, ditulis dalam waktu singkat dan berisi tentang Arifin Ilham yang identik dengan berdzikir saat berdakwah.

    “Berdzikir dalam berdakwah inikan dia (Arifin Ilham) yang mulai, mudah mudahan dengan lagu ini bisa mengingatkan tentang sosok Arifin dan berzikirnya,” kata Kokom.

    Kokom menjelaskan awal mula dirinya menulis lagu bermula dari permintaan Muhammad Faza Hudan untuk menuliskan sajak tentang sang kakak. Faza Hudan adalah salah satu orang yang sangat dekat dengan Arifin Ilham. Ia merupakan salah satu mualaf yang pernah dibimbing Arifin Ilham saat menjadi pemeluk agama Islam.

    “Bang Faza hubungi saya, dan meminta untuk membuatkan sajak karena melihat beberapa postingan sajak yang sering upload di media sosial,” kata Kokom.

    Kokom lantas menyanggupi permintaan Faza dan menyelesaikan lirik lagu tersebut dalam waktu kurang lebih 10 menit, “Spontan saja saya tulis, mungkin juga sedang emosional mungkin ya," tutur Kokom.

    Tak lama berselang, Faza membalas pesan Kokom dengan aransemen lagu atas puisi yang ia buat. "Beberapa jam kemudian bang Faza sudah selesai dengan aransemennya dan menyentuh sekali lagunya,” kata Kokom.

    Kokom dan Faza pun bersepakat membuat video klip lagu itu dengan melibatkan ibunda Arifin Ilham yakni Nurhayati di Pondok Pesantren Az-Zikra, Gunung Sindur, Bogor, tempat Arifin Ilham dimakamkan.

    Arifin Ilham menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu 22 Mei 2019 sekitar pukul 22.00 waktu Penang, Malaysia. Arifin dimakamkan di Pondok Pesantren Az-Zikra, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis 23 Mei 2019 usai disolatkan oleh dua anak tertuanya yakni Muhammad Alvin Faiz dan Muhammad Ameer Azzikra.

    Baca juga: Putra Arifin Ilham: Hikmah Nikah Muda, Abi Rasakan Punya Cucu

    ADE RIDWAN YANDWIPUTRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.