Arifin Ilham Simpan Satu Benda di Saku Jubah, Bikin Hati Bergetar

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Putra sulung Arifin Ilham, Alvin Faiz memakai jubah peninggalan ayahnya. Instagram

    Putra sulung Arifin Ilham, Alvin Faiz memakai jubah peninggalan ayahnya. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Ustaz Arifin Ilham meninggal pada Rabu malam, 22 Mei 2019 di sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia. Keesokan harinya jenazah Arifin Ilham diterbangkan ke Tanah Air dan disalatkan di dua tempat, yakni di Masjid Az-Zikra Sentul dan di Pondok Pesantren Az-Zikra, Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

    Baca: Anak Arifin Ilham Gelagapan Saat Diminta Nikah di Usia 17 Tahun

    Jenazah Arifin Ilham dimakamkan pada Kamis malam, 23 Mei 2019. Ribuan orang mengantarkan pemuka agama yang dikenal dengan dakwah zikirnya ke tempat peristirahatan terakhir. Sehari setelah dimakamkan, istri pertama Arifin Ilham, Wahyuniati Al-Waly membongkar isi ruang ganti suaminya.

    Dia membagikan pakaian Ustaz Arifin Ilham, mulai dari seban, gamis, dan semua busana muslim yang pernah dipakai. Putra sulung Arifin Ilham, Ahmad Faiz mendapat sebuah gamis berwarna merah hati. Lewat unggahan di fitur Instagram Story, Alvin Faiz dan Wahyuniati Al-Waly menunjukkan gambar saat Alvin memakai gamis tersebut.

    Putra sulung Arifin Ilham, Alvin Faiz menemukan sebuah tasbih di saku jubah almarhum ayahnya. Instagram

    "Bagus ya jubah merah Abi. Tapi terasa ada yang janggal di kantong," tulis Alvin Faiz. Rupanya, di kantong jubah tersebut ada sebuah tasbih milik Ustaz Arifin Ilham. Hati Alvin Faiz bergetar dan teringat pesan almarhum ayahnya.

    Baca juga: Suara Azan Alvin yang Bergetar untuk Arifin Ilham Bikin Terharu

    "Ya Allah, seketika hatiku bergetar terharu. Teringat nasihat abi yang senantiasa mengingatkan kami jangan akan putus zikir setiap harinya minimal 1000 kali. Ya Allah kami menjadi saksi bagaimana istiqomah-nya Abi selama ini," tulis Alvin Faiz.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?