Sandiaga Uno Bagikan Momen Saat Jenguk Arifin Ilham

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno dan istrinya Nur Asia Uno mengunjungi Pasar Murah OK OCE Peduli di Menteng Dalam, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno dan istrinya Nur Asia Uno mengunjungi Pasar Murah OK OCE Peduli di Menteng Dalam, Jakarta, Selasa, 14 Mei 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sandiaga Uno turut mengungkapkan belasungkawa atas wafatnya Arifin Ilham di salah satu rumah sakit di Penang, Malaysia pada Rabu malam 22 Mei 2019.

    Pasangan Prabowo Subianto dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019 tersebut menuliskan ucapan duka melalui akun Twitternya pada Kamis dini hari, 23 Mei 2019.

    "Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Selamat jalan Ustaz Arifin Ilham. Semoga Allah melapangkan kuburnya, mengampuni segala dosanya, dan menerima segala amal ibadahnya. Aamiin ya rabbal alamin," cuit Sandiaga Uno.

    Pada cuitan berikutnya, ia membagikan potret saat sedang melawat Arifin Ilham di rumah sakit. Sandi membagikan momen pada 8 Januari 2019 saat Arifin Ilham masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). "Tidak banyak kata-kata yang terucap. Setiap saya ajak berbicara, ia hanya bisa memberi sinyal melalui genggaman tangannya. Takjub melihat kuatnya beliau menghadapi penyakit yang dideritanya," cuit Sandi.

    Akhir Desember lalu, Ustad Arifin Ilham mengaku sempat mengidap penyakit kanker nasofaring dan getah bening.  Kanker nasofaring merupakan kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit rongga mulut. Saat masih dirawat di RSCM beberapa tokoh politik sempat datang untuk menjenguknya.

    Baca juga: Arifin Ilham Meninggal, Ameer: Maaf Belum Jadi Anak Abi Terbaik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.