Tak Ada Pemalsuan Dokumen Nikah, Kriss Hatta Yakin Segera Bebas

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hilda Vitria dan Kriss Hatta saat menghadiri persidangan pembatalan nikah, yang didaftarkan Hilda ke Pengadilan Agama Bekasi Kota, Jawa Barat, Kamis, 8 Februari 2018. Sebelumnya, Kriss mengaku bahwa ia dan Hilda menikah pada 2015. Tapi, Hilda tidak mengakui pernikahan tersebut dan mengajukan pembatalan pernikahan. Namun, pengajuan pembatalan pernikahan tersebut ditolak oleh pengadilan pada September 2018. tabloidbintang.com

    Hilda Vitria dan Kriss Hatta saat menghadiri persidangan pembatalan nikah, yang didaftarkan Hilda ke Pengadilan Agama Bekasi Kota, Jawa Barat, Kamis, 8 Februari 2018. Sebelumnya, Kriss mengaku bahwa ia dan Hilda menikah pada 2015. Tapi, Hilda tidak mengakui pernikahan tersebut dan mengajukan pembatalan pernikahan. Namun, pengajuan pembatalan pernikahan tersebut ditolak oleh pengadilan pada September 2018. tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang kasus Kriss Hatta mengagendakan mendengar keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). JPU menghadirkan empat saksi, yakni Hilda Vitria, Rachmawati ibunda Hilda, serta petugas KUA Jatiasih bernama Madinah dan Yusuf.

    Kriss Hatta merasa lega mendengar keterangan Madinah dan Yusuf, yang mengatakan buku nikahnya dengan Hilda Vitria diterbitkan oleh KUA Jatiasih. Menurut Kriss, tuduhan dugaan pemalsuan secara tidak langsung sudah terbantahkan.

    "Jadi tidak ada pemalsuan. Sampai di sini sudah jelas semakin terang benderang kasusnya kan 264 dan 266 soal pemalsuan dokumen. Tapi kan sudah dijelaskan sama pihak KUA bahwa itu buku milik KUA. Sangat bahagia sekali hari ini, saya yakin saya bebas kok," ujar Kriss Hatta di Pengadilan Negeri Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 20 Mei 2019.

    Kriss Hatta berusaha berlapang dada menghadapi kasus hukum yang menjeratnya. Bahkan sekalipun Lebaran nanti harus dilalui di dalam penjara, Kriss mencoba untuk tetap ikhlas. "Ini semua proses hukum. kalau misalnya saya menjalani lebaran di dalam penjara ya udah, saya lebaran sama napi-napi aja," imbuh Kriss Hatta.

    Dalam kesempatan sama, Kriss Hatta juga menyesalkan Hilda Vitra memberi kesaksian palsu di depan majelis hakim. Padahal sebagai saksi dari pihak JPU, Hilda sudah disumpah.

    "Yang benar cuma soal awal perkenalan kita tahun 2012, di Headline manajemen atau manejemen artis itu benar. Selebihnya bohong," tutur Kriss Hatta.

    Baca juga: Kriss Hatta Sempat Ditempatkan di Sel Perempuan Menjelang Sidang

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.