Mantan Suami Khloe Kardashian Kecanduan, 2.000 Wanita di Pelukan

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khloe Kardashian dan suaminya Lamar Odom. AP/Evan Agostini

    Khloe Kardashian dan suaminya Lamar Odom. AP/Evan Agostini

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan suami Khloe Kardashian, Lamar Odom menceritakan setiap momentum penting dalam hidupnya melalui buku berjudul 'Darkness to the Light'. Lamar Odom yang juga juara NBA ini menitikberatkan pada kisah saat dia stress sampai menjadi budak narkoba dan seks.

    Baca: Belajar dari Khloe Kardashian, Cara Memutuskan Hubungan Tak Sehat

    "Aku pernah kecanduan seks yang sangat parah," kata Lamar Odom seperti dikutip dari laman People. Sampai pada satu titik, pelariannya itu hampir merenggut nyawanya.

    Lamar Odom menikah dengan Khloe Kardashian pada 2009. Empat tahun kemudian mereka bercerai dan kehidupannya berantakan. "Aku syok dan malu. Aku ingin melupakannya, tapi tidak bisa," ucap Lamar Odom.

    Lamar Odom kemudian melampiaskan kemarahan pada diri sendiri dengan menonton video porno. Kondisi kian parah karena dia juga ketergantungan narkoba. Pria 39 tahun ini mengaku telah berhubungan seksual dengan lebih dari 2.000 wanita. "Jumlah yang banyak bukan?" katanya.

    Lamar Odom, bintang NBA. AP/Jae C. Hong

    Hingga pada 2015, ketergantungan narkoba membuat dia hampir tewas karena overdosis. Sejak itu Lamar Odom ingin berubah. Dia mulai mengikuti program rehabilitasi dan memperbaiki hidupnya.

    "Saya merasa ada panggilan dalam hidup. Saya bertekad kejadian ini tak akan terulang," katanya. "Awalnya saya berharap pernikahan kami akan kekal. Perceraian itu membuatku kecanduan dan karierku hancur.

    PANJI MOULANA | PEOPLE | NEWS.COM.AU

    Baca juga: Khloe Kardashian Melahirkan saat Tristan Thompson Selingkuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?