Duran Duran Tampil Malam Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Grup band asal Birmingham, Inggris, Duran Duran, malam ini tampil di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta. Konser bertajuk "An Evening with Duran Duran" ini digelar untuk mempromosikan album terbaru mereka bertajuk Red Carpet Massacre yang dirilis pada akhir 2007. "Mereka akan menyuguhkan pertunjukan musik yang luar biasa," kata Sthepanus Kurniadi, Brand Manager Dji Sam Soe, yang menjadi sponsor pertunjukan, beberapa waktu lalu. Tanda masuk untuk konser tanpa band pembuka itu dibanderol Rp 750 ribu hingga Rp 2 juta.Penampilan di Jakarta bagian dari tur keliling dunia kelompok musik yang terdiri atas Nick Rhodes (keyboard), Simon Le Bon (vokal), John Taylor (bas), Andy Taylor (gitar), dan Roger Taylor (drum) ini.Mereka mengawali tur dunianya di Selandia Baru, 26 Maret lalu. Ketika tampil, sempat terjadi insiden: vokalisnya lupa lirik lagu Hungry Like the Wolf. Padahal lagu ini adalah salah satu hit kelompok tersebut. Insiden lain, gitaris John Taylor tiba-tiba meninggalkan panggung. "Saya tidak bisa berjoget ketika itu, sedangkan mereka semua datang ke sini untuk berjoget," kata John.Dari Selandia Baru, mereka bertolak ke Australia. Di sana, Duran Duran menggelar tujuh konser. Setelah itu, mereka tampil di Jakarta. Mereka datang didukung Nepathya, promotor yang sebelumnya membawa Beyonce ke Jakarta.Duran Duran seakan mengikuti langkah sukses band asal Inggris sebelumnya, seperti The Beatles dan Rolling Stone. Duran Duran tampil dengan genre musik baru yang berbeda dengan pendahulunya, yakni berjenis new wave rock atau sering disebut post punk. "Mereka yang membawa synthsizer ke dalam dunia pop," kata pengamat musik, Denny Sakrie. Duran Duran menelurkan album pertama bertajuk nama band itu sendiri pada 1981. Setelah sukses dengan album pertama, band yang terbentuk pada 1978 ini menunjukkan produktivitas tinggi dengan menelurkan dua album berturut-turut pada tahun-tahun berikutnya, yakni Rio (1982) serta Seven and the Ragged Tiger (1982). Beberapa lagu mereka segera menjadi hit seantero jagat. Sebut saja Planet Earth, Girls on Film, My Own Way, Save A Prayer, New Moon on Monday, dan Is There Something I Should Know. Pada 1985, band ini terbelah dua. Dua personelnya, John dan Andy, bergabung dengan grup Power Station. Adapun Nick, Simon, dan Roger mengusung Arcadia yang belakangan diputuskan untuk tetap menamai grupnya Duran Duran. Pada 1986, tiga mantan punggawanya, Nick, Simon, dan John, kembali bergabung dan menelurkan album Notorious. Pada 1988, Warren Cucurullo (gitaris, hingga 2001) dan Sterling Campbell (drum, hingga 1991) direkrut untuk memperkuat formasi Duran Duran. Formasi baru ini menghasilkan album berjudul Big Thing, Liberty, dan The Wedding Album yang meledakkan single berjudul Ordinary World. Band itu sempat vakum pada periode akhir 1990-an. Baru, pada 2004, setelah Simon dan John bertemu di Paris, mereka sepakat untuk menghidupkan kembali Duran Duran dan menelurkan album Astronaut. l TITO SIANIPAR

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.