Acha Septriasa Ramadan di Australia, Pilih Buka Puasa di Masjid

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acha Septriasa buka puasa bersama di Masjid Wiley Park, New South Wales, Australia, Minggu 19 Mei 2019. Instagram

    Acha Septriasa buka puasa bersama di Masjid Wiley Park, New South Wales, Australia, Minggu 19 Mei 2019. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Acha Septriasa selama beberapa tahun belakangan ini tinggal di Australia. Meski jauh dari kampung halaman, Acha memiliki kegiatan seru selama Ramadan di negara kanguru tersebut.

    Baca: Acha Septriasa Sempat Dapat Panggilan Casting Fantastic Beasts

    Acha Septriasa mengunggah foto bersama dengan warga negara Indonesia yang menetap di sana. "Buka puasa bersama panitia ramadan Iqro Foundation Masjid Wiley Park, New South Wales," tulis Acha Septriasa dalam keterangan foto di Instagram, Minggu 19 Mei 2019.

    Acha Septriasa menyatakan berkumpul bersama warga Indonesia di Australia menjadi obat kangen akan suasana di Tanah Air. Di masjid itu, Acha Septriasa bersama putrinya, Bridgia Kalina Kharisma, berbuka puasa dengan hidangan khas Indonesia yang disuguhkan di masjid tersebut.

    Acha Septriasa buka puasa bersama di Masjid Wiley Park, New South Wales, Australia, Minggu 19 Mei 2019. Instagram

    Selain Acha Septriasa, ada penulis buku asal Indonesia, Icha Irawan yang hadir dalam kegiatan masjid tersebut. Icha Irawan dan Acha Septriasa berfoto bersama ibu-ibu dari Indonesia yang berkumpul di sana.

    Baca juga: Acha Septriasa Tak Perlu Pengasuh Anak, Ini Alasannya

    Berdasarkan keterangan di unggahan Icha Irawan, para ibu di Australia sedang bergotong royong untuk pembangunan masjid tersebut. Icha Irawan mendonasikan penjualan bukunya dan membuka rekening donasi. Hingga saat ini, sudah terkumpul dana hingga AU$ 12 ribu atau setara dengan Rp 120 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.