Program yang Dipandu Rina Nose Tampilkan Cium Bibir Ditegur KPI

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rina Nose menjawab pertanyaan wartawan usai menjadi presenter acara D Academy Asia 3. Tabloidbintang.com

    Rina Nose menjawab pertanyaan wartawan usai menjadi presenter acara D Academy Asia 3. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Program yang dipandu Rina Nose bertajuk Comedy Traveler mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Dikutip dari keterangan yang tertulis di postingan Instagram @kpipusat, program yang tayang di Trans TV itu ditegur lantaran menyiarkan adegan ciuman bibir seorang pria dan wanita.

    Hal tersebut dianggap melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI. Sehingga KPI memutuskan untuk memberi sanksi Teguran Tertulis pada program siaran tersebut.

    "KPI Beri Sanksi 'Comedy Traveler' Trans TV Karena Siarkan Adegan Ciuman Bibir. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memutuskan memberi sanksi Teguran Tertulis kepada program siaran 'Comedy Traveler' di Trans TV," begitu keterangan yang tertulis di postingan yang dibagikan, Selasa, 14 Mei 2019.

    "Program acara ini kedapatan melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) KPI karena menampilkan adegan seorang pria dan wanita berciuman (Selengkapnya: http://bit.ly/2vU3gmO)," tandas akun tersebut.

    Melihat unggahan akun resmi KPI Pusat itu, Rina Nosepun memberikan komentarnya. Komedian bernama asli Nurina Permata Putri ini mempertanyakan kesalahan programnya sehingga bisa mendapat teguran dengan meminta penjelasan dari makna kata ciuman.

    "Min, mohon pencerahan.. dalam bahasa Indonesia, kata 'cium', 'ciuman', 'berciuman', 'kecup' itu beda makna ga min?" tulis Rina Nose di kolom komentar akun tersebut.

    Sayangnya, pertanyaan Rina Nose tak mendapat balasan dari KPI Pusat. Terkait adegan ciuman itu, sejumlah netizen pun ikut memberikan komentarnya. Mereka malah mempertanyakan mengapa KPI tak memberikan teguran pada sinetron-sinetron di televisi yang justru terang-terangan menampilkan adegan kekerasan yang dianggap merusak moral.

    Baca juga: Rina Nose Ditanya Soal Pertunangan: Ada Deh, Sudah...

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.