Film Rewrite, Audi Marissa Pikirkan Perasaan Prilly Latuconsina

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Audi Marissa. instagram.com

    Audi Marissa. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Audi Marissa yang berperan sebagai Senja di film Rewrite, mengaku gugup ketika harus melakukan adegan mesra dengan Maxime Bouttier. "Jujur aku canggung karena kami sama-sama punya pasangan," kata Audi Marissa di CGV Pacific Place, Rabu, 15 Mei 2019.

    Baca: Maxime Bouttier dan Audi Marissa Terapkan Cium Profesional

    Audi Marissa sempat merasa tidak enak dengan kekasih Maxime Bouttier, Prilly Latuconsina atas adegan tersebut. Terlebih adegan mesra itu dilakukan berkali-kali dari berbagai scene dan angle.

    Saat melakukan adegan berciuman misalnya, Audi Marissa mengaku melakukannya secara profesional dan berdasarkan permintaan dari sutradara. "Saat beradegan, aku adalah Senja yang berpasangan dengan Abi (Maxime Bouttier)," tutur Audi Marissa.

    Aktris Audi Marissa saat peluncuran drama seri Rewrite di Jakarta. TEMPO | Chitra Maramaesti

    Sebelum melakukan adengan ciuman itu, Audi Marissa lebih dulu berdiskusi dengan Maxime Bouttier. Audi Marissa menjelaskan, saat itu Maxime Bouttier mengatakan tak ada masalah dan dia meyakini Prilly Latuconsina tidak mempersoalkan adegan tersebut.

    Baca juga: Viu Rilis Drama Seri Rewrite yang Diputar di 17 Negara

    Pada kesempatan yang sama, Maxime Bouttier menjelaskan sudah menyampaikan kepada Prilly Latuconsina tentang adegan mesra dengan Audi Marissa tadi. Menurut dia, Prilly yang juga seorang aktris tentu mengerti tuntutan peran.

    Drama seri Rewrite yang tayang di layanan streaming Viu disutradarai oleh Fajar Nugros. Film ini mengangkat kisah cinta pasangan yang hampir menikah. Namun setelah terjadi berbagai konflik, hubungan mereka tak sampai ke pelaminan.

    Simak: Audi Marissa Keluar dari Sinetron Boy, Ini Curhatnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?