Viu Rilis Drama Seri Rewrite yang Diputar di 17 Negara

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layanan streaming film, Viu meluncurkan drama seri Rewrite di Jakarta, Rabu 15 Mei 2019. TEMPO | Chitra Paramaesti

    Layanan streaming film, Viu meluncurkan drama seri Rewrite di Jakarta, Rabu 15 Mei 2019. TEMPO | Chitra Paramaesti

    TEMPO.CO, Jakarta - Layanan streaming film Viu meluncurkan mini serie berjudul Rewrite. Vice President Marketing Viu Indonesia, Myra Suraryo mengatakan drama seri itu ditayangkan di seluruh jaringan Viu yang ada di 17 negara.

    Baca: Berkat Drama Korea, Viu Jadi Aplikasi Video Nomor 4 di Indonesia

    "Hari ini kami meluncurkan series ini secara global. Rewrite akan tayang mulai hari ini dan akan menjadi sahabat para pelanggan Viu di bulan Ramadan," ujar Myra dalam konfresi pers peluncuran Rewrite di CGV Pacific Place, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019.

    Rewrite disutradarai oleh Fajar Nugros. Dia mengangkat kisah percintaan pasangan Ibu Kota di mana, konflik yang ditonjolkan dalam film seri ini ialah tentang kesempatan kedua.

    Fajar mengaku puas dengan garapan film serinya ini. Menurut dia, kisah percintaan yang diangkat dialami banyak pasangan di seluruh dunia. "Ini lebih ke emotional value," ucap dia.

    Pembuatan film seri Rewrite memakan waktu selama tiga bulan. Setidaknya ada 13 episode yang menceritakan kisah cinta Abi dan Senja yang batal menikah.

    Film seri Rewrite dibintangi oleh Audi Marissa sebagai Senja dan Maxime Bouttier sebagai Abi. Dalam cerita film seri ini, mereka merupakan sepasang kekasih yang merencanakan pernikahan.

    Baca juga: Kolaborasi, Karya Film Mahasiswa IKJ Akan Tampil di Viu

    Dalam perjalanan menuju hari pernikahan, muncul berbagai konflik dalam relasi mereka. Hingga akhirnya Abi memutuskan membatalkan pernikahan tersebut dan Senja begitu kecewa sampai bersumpah tak lagi mengenal Abi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.