Chef Arnold Geram Ada Netizen Tanya Kapan Istrinya Keguguran

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chef Arnold. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Chef Arnold. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaChef Arnold dibuat kesal oleh komentar seorang netizen soal kehamilan istrinya. Lewat Instagram Story-nya, Arnold sempat mengunggah beberapa gambar pemilik akun disertai komentarnya.

    Hal itu bermula dari unggahan foto istri Arnold, Tiffany Soetanto yang sedang menanti kelahiran anak mereka.

    "8 months. Counting the kicks, the heartbeats, the days till I get to meet you, babe," tulis Tiffany di Instagram.

    Siapa sangka unggahan tersebut mendapat komentar buruk. "Kapan keguguran," komen akun @hariini**yaultah. Saat ditelusuri, komentar tersebut nampaknya kini sudah dihapus. Namun Arnold sempat mengcapture komentar tersebut dan menunjukkannya di Instagram Story.

    Baca: Gemas dengan Jawaban Ngegas Chef Arnold, Netizen Serbu Akun IGnya

    Arnold kaget kalau ada pihak yang melontarkan pertanyaan semacam itu di unggahan istrinya. Terlebih lagi saat ditelusuri pemilik akun tersebut masih anak-anak. "Netijing seperti ini enaknya diapain? Sudah siap diciduk?" kata Arnold di Instagram Storynya.

    Arnold juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap seorang anak kecil yang bisa berkomentar pedas atau tak sopan di media sosial orang lain. Ia berharap orang tua si anak bisa mengajari kesopanan terhadap anaknya tersebut. "Saya suka bercanda tapi kalau keterlalu bahaya. Vio hai vio. Lanjut?? Apes yah rumah saya di depan Polsek lho dan baik sama bapak bapak polici. Ciduk kamu dan papa mama gratis kog," tulis Arnold.

    Tapi rupanya unggahan tersebut bertujuan lain, Chef Arnold mengatakan dirinya baru saja mengantarkan menu berbuka untuk polisi yang sedang berjaga. Kebetulan kantor polisi berada dekat dengan rumahnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.