Polisi Ungkap Seungri Tak Hanya Sediakan Jasa Prostitusi

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seungri, mantan anggota boybanda Big Bang saat tiba di Kantor Polisi Metropolitan Seoul, Korea Selatan, 14 Maret 2019. Seungri, personel termuda BIGBANG telah terlibat pada beberapa kasus yang kontroversial sejak awal Maret 2019. REUTERS/Kim Hong-Ji

    Seungri, mantan anggota boybanda Big Bang saat tiba di Kantor Polisi Metropolitan Seoul, Korea Selatan, 14 Maret 2019. Seungri, personel termuda BIGBANG telah terlibat pada beberapa kasus yang kontroversial sejak awal Maret 2019. REUTERS/Kim Hong-Ji

    TEMPO.CO, Jakarta - Fakta baru mengenai kasus dugaan praktik layanan jasa prostitusi yang menyangkut Seungri mencuat. Pada Kamis, 9 Mei 2019 Divisi Detektif Khusus Provinsial dari Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengungkapkan bahwa Seungri tidak hanya memberikan layanan jasa prostitusi untuk para tamu luar negeri, namun ia sendiri juga memanfaatkan jasa prostitusi.

    Polisi mengungkapkan Seungri juga menginap di hotel dan menggunakan jasa pelacur. Hal ini terjadi di waktu bersamaan dengan adanya mediasi jasa prostitusi untuk menghibur para calon investor asal Jepang pada Desember 2015.

    Untuk itu polisi telah menambahkan tuduhan baru, yakni menerima layanan prostitusi ke surat perintah penahanan praperadilan Seungri. Sebelumnya, polisi mengeluarkan surat perintah penangkapan praperadilan terhadap Seungri dengan tuduhan mediasi prostitusi, penggelapan uang klub Burning Sun, dan pelanggaran Undang-Undang Sanitasi Makanan.

    Kendati demikian polisi juga masih mengembangkan penyelidikan atas kecurigaan adanya praktik pelayanan jasa prostitusi di beberapa acara lain yang diadakan Seungri. “Kami sedang mendalami kecurigaan lain tentang (Seungri) memediasi layanan prostitusi selain di pesta ulang tahun di Palawan (Filipina) pada 2017 dan pesta dengan investor Jepang pada 2015,” ungkap sumber dari kepolisian.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?