Divonis Kanker Stadium 3, Cinta Penelope Panjatkan Syukur

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meski sedang berjuang melawan kanker satdium 4, Cinta Penelope mengaku banyak hikmah yang didapat. Instagram/@princess_cinta_penelope_rs

    Meski sedang berjuang melawan kanker satdium 4, Cinta Penelope mengaku banyak hikmah yang didapat. Instagram/@princess_cinta_penelope_rs

    TEMPO.CO, JakartaCinta Penelope menderita kanker stadium tiga. Kabar tersebut diungkapnya saat merayakan ulang tahun ke-35 sekaligus merilis buku.

    Di hadapan wartawan, Cinta Penelope sempat meneteskan air mata tatakala membeberkan soal penyakit yang diidapnya. Meski sedang berjuang melawan kanker, Cinta Penelope mengaku banyak hikmah yang didapat.

    "Banyak banget (hikmah), dan kembali lagi ke proses, balik ke hati yang dilapangkan, mungkin ini yang Allah bilang ujian. Ataukah ini rezeki yang Allah berikan ke aku, mungkin dengan sendirinya aku bisa bertahan dan bisa kuat dan bisa sembuh, di sini aku berusaha untuk lebih menguatkan diri aja kali," ungkap Cinta Penelope sambil menangis, di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, 15 April 2019.

    Saat pertama mendengar vonis kanker, Cinta Penelope mengaku drop dan sengaja menyembunyikan sakitnya dari orang tua. Saat sudah merasa kuat, barulah Cinta bercerita.

    Baca: Mengidap Kanker, Cinta Penelope Diceraikan Suami

    "Tadinya kita mengira-mengira kan ini jinak atau ganas, pada saat dokter meminta untuk biopsi, akhirnya ya udah pun enggak memberi tahu ke mama, tapi setelah saya ngerasa diri saya sendiri kuat, 'udah lah mah, santai'," terang Cinta Penelope.

    Cinta Penelope pertama kali tahu dirinya mengidap kanker saat memeriksakan kesehatan di Singapura. Saat itu Cinta justru bersyukur. "Hal pertama yang aku ucapkan adalah Alhamdulillah," ujar Cinta Penelope.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?