Sambil Menangis, Hilda Vitria Mengaku Puas Kriss Hatta Ditahan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hilda Vitria. instagram.com

    Hilda Vitria. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hilda Vitria Khan mengaku puas bisa menjebloskan Kriss Hatta ke tahanan dengan dugaan pemalsuan dokumen nikah. Sambil menangis, ia mengatakan penahanan atas diri mantan pasangannya itu membuktikan tuduhan masyarakat kepada dirinya tidak benar. 

    Hilda Vitria menangis saat mengingat dia mengalami perundungan dan dihujat netizen pendukung Kriss Hatta. "Rasanya lega. Yang disalahin masyarakat Hilda. Selama ini Hilda ditahan bully, fitnah, dijelek-jelekin. Semua sudah kebukti," ujar Hilda Vitria Khan saat menggelar jumpa pers di kawasan Condet, Jakarta Timur, Minggu, 14 April 2019. 

    Baca: Kriss Hatta Ditahan, Hilda Vitria Lega dan Berterima Kasih

    Sambil mengusap air mata di pipi, Hilda Vitria mengaku sempat merasa tak sampai hati untuk memenjarakan Kriss Hatta. Namun, lantaran pemandu acara Uang Kaget itu kian menyudutkan, Hilda pun memutuskan membuat laporan polisi.

    "Seperti yang sudah Hilda bilang, aku gak tegaan. Aku sudah komunikasi sama bang Fahmi (pengacara), orang ini (Kriss Hatta) buat masalah dan besarkan masalah. Dari gak ada di ada-adain," beber Hilda Vitria Khan.

    Menurut Hilda Vitria, dia sudah memperingatkan Kriss Hatta untuk tidak membawa dokumen palsu sebagai alasan pernikahan.

    Baca juga: Kriss Hatta Ditahan, Nikita Mirzani: Pengacaranya Segera Menyusul

    "Hilda sempat ngomong, 'Bang, Hilda gak tega buat laporin dia'. Padahal sudah dikasih tahu, jangan gunakan dokumen palsu. Tapi ya sudah, dia sudah berbuat dan harus bertanggung jawab," ujarnya. 

    Perseteruan antara Hilda Vitria dan Kriss Hatta ini muncul setelah mereka tak lagi bersama. Hilda memilih berpacaran dengan Billy Syahputra. Kriss Hatta mengatakan bahwa Hilda Vitria adalah istrinya yang belum diceraikan. Namun Hilda Vitria membantah sudah dinikahi secara sah oleh Kriss Hatta. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.