Acha Septriasa Nyoblos Duluan di Sydney, TPS-nya Sepi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Acha Septriasa melahirkan anak pertamanya, Bridgia Kalina Kharisma pada 21 September 2017 di Sydney, Australia. Istri dari Vicky Kharisma harus berjuang selama 28 jam untuk melahirkan secara normal. instagram.com

    Acha Septriasa melahirkan anak pertamanya, Bridgia Kalina Kharisma pada 21 September 2017 di Sydney, Australia. Istri dari Vicky Kharisma harus berjuang selama 28 jam untuk melahirkan secara normal. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis Acha Septriasa sudah menggunakan hak suaranya di Pemilu 2019. Acha yang tengah berada di Sydney Australia telah mencoblos di tempat pemungutan suara pada Sabtu, 13 April 2019.

    Baca: Jaga Pocong, Debut Acha Septriasa di Film Horor

    Hari pencoblosan Pemilu 2019 di Australia memang lebih awal dibandingkan pemilihan langsung yang dilakukan di Indonesia, yang ditetapkan pada Rabu, 17 April 2019. Acha Septriasa ke TPS bersama suaminya, Vicky Kharisma.

    Acha Septriasa mengunggah momen lima tahunan ini di akun Instagramnya. "Saya berterima kasih kepada panitia  TPS tempat saya mencoblos di Marrrickvile Sydney TPS 10, 11, 12. Mereka melayani dengan baik," tulis dia dalam keterangan foto, Sabtu, 13 April 2019.

    Acha Septriasa juga memberikan testimoni atas pelayanan panitia pemilihan umum di Sydney, yang bekerja dengan baik. Menurut Acha, panitia pemilu melakukan pekerjaannya dengan jujur dan adil, sekaligus menjadikan momen pemilihan sebagai hal yang menyenangkan.

    Acha menceritakan pengalamannya melakukan pencoblosan di sana. Dia mulai antri untuk melakukan pemilihan pada pukul 08.00 pagi. "Karena takut kehilangan hak pilih," ucap dia.

    Acha Septriasa dan suaminya, Vicky Kharisma setelah menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019 di TPS Marrrickvile Sydney, Australia, pada Minggu 14 April 2019. Instagram

    Sesampainya di TPS, Acha Septriasa melihat daftar nama pemilih tetap yang begitu banyak, namun sebagian dari mereka tak kunjung datang selama TPS dibuka dari pukul 15.30 hingga 17.00 waktu Sydney. 

    "Khusus tempat saya mengantre, terbuka dengan musyawarah menggunakan satu setengah kardus surat suara yang tak terpakai," tulis Acha Septriasa. "Banyak daftar pemilih tetap yang ternyata datang satu jam sebelum pencoblosan berakhir, dan mereka antre di antrian daftar pemilih luar negeri khusus (yang TPS-nya belum ditentukan KJRI ) karena telat mendaftar ulang. Hal ini membuat TPS kosong di jam-jam produktif, jam 13.30-15.30 waktu New South Wales."

    Acha Septriasa mendorong agar pemilih di luar negeri jangan melewatkan kesempatan menggunakan hak pilih mereka di Pemilu 2019. "Panitia menunggu dan waktu terbuang sia- sia," tulis dia.

    Kondisi TPS di titik Acha Septriasa nyoblos jauh berbeda dengan TPS di Town Hall yang dipadati warga negara Indonesia yang hendak mengunakan hak suaranya. "Tak bisa dipungkiri kejelasan sebagai peserta pemilih juga kurang digaungkan ke seluruh masyarakat di Sydney dengan bebas di platform terbuka. Dan panitia seperti kewalahan menyambut pemilih yang datang dari segala penjuru New South Wales," tulis Acha Septriasa.

    Baca juga: Acha Septriasa Sempat Dapat Panggilan Casting Fantastic Beasts

    Acha Septriasa mengimbau agar warga Indonesia di Australia tidak berburuk sangka atas kondisi ini. Menurut dia, pasti ada hikmah yang dapat dipetik dari hal ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.