Pandji Pragiwaksono Dianggap Belum Paham Kemarahan Pejuang Hewan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pandji Pragiwaksono. Tabloidbintang.com

    Pandji Pragiwaksono. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Garda Satwa Indonesia meminta komika Pandji Pragiwaksono untuk tidak membawa nama organisasi pencinta hewan itu. Pernyataan keras Garda Satwa Indonesia itu sebagai tanggapan atas penjelasan Pandji Pragiwaksono yang mengubah judul unggahan di YouTube dari Kucing Gembel menjadi Pandji dan Cicak Ninja ini termasuk unggahannya yang satir di akun Instagramnya. 

    “Tolong jangan bawa-bawa nama kami sebelum anda mengerti apa yang menjadi penyebab pejuang hewan terlantar marah,” demikian bunyi penggalan dari tanggapan Garda Satwa Indonesia di akun Instagramnya, @gardasatwaindonesia pada Minggu, 7 April 2019.

    Baca: Pandji Pragiwaksono: di Sini Tidak Boleh Bercanda SARA dan Hewan

    Sebelumnya, dalam unggahan di YouTube yang berjudul Pandji dan Cicak Ninja ini, Pandji Pragiwaksono menuliskan penjelasan atas koreksi judul yang ia ubah. “Judul dan thumbnail video ini diganti setelah ngobrol dengan Davina dari Garda Satwa Indonesia dan Mas Willy, teman lama yang juga pemerhati kucing,” katanya pada Sabtu, 6 April 2019 atas unggahan di YouTube yang mulai tayang pada 1 April 2019 itu.

    Dalam video yang menghebohkan itu, Pandji Pragiwaksono mengakui ia tidak suka kucing gembel yang hidup dari mengais-ngais sampah dan meminta belas kasihan orang. Sebutan kucing gembel dan sikapnya yang membenci kucing jalanan ini membuat para pecinta hewan meradang.

    Tonton: Kontroversi Ucapan Pandji Pragiwaksono Soal Hewan

    Lantaran terus menjadi polemik, Pandji pun mengubah judul dan thumbnail itu. “Jadi sekarang gue ganti dengan Pandji dan Cicak Ninja dengan harapan tidak ada Cicak Lover yang mengamuk juga.”

    Selain penjelasan di YouTube, Pandji juga memberikan tanggapan melalui unggahan di akun Instagramnya yang menyertakan dialog Presiden Jokowi dan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama itu. Keterangan foto itu justru dinilai blunder. 

    "Di negara saya, gak boleh becandaiin Suku, Agama, Ras, Antar golongan, Politik, Manusia & Hewan. Ha? Cuma boleh becandaiin tumbuhan dong? Tumbuhan apa dulu nih?" Unggahan pada Sabtu. 6 April 2019 ini mendapatkan lebih dari 37 ribu disukai dan menuai lebih dari 10 ribu komentar. 

    Garda Satwa Indonesia menilai, upaya mengubah judul tidak menyelesaikan masalah. "Mengganti judul dan thumbnail mungkin dapat meredam, tapi tidak berarti menyelesaikan semua," tulis mereka.

    Garda Satwa Indonesia menjelaskan, para pejuang kucing marah dan kecewa atas isi video bukan hanya karena judul dan thumbnail. "Jadi lebih bijak jika kamu menghapus videonya, bukan hanya mengganti judul." 

    Mereka menegaskan bahwa pernyataan Pandji Pragiwaksono dengan membawa nama Garda Satwa Indonesia dan keterangan foto pada unggahan bergambar Jokowi bersama Obama dianggap mengaburkan masalah. "Kami jadi berpikir bahwa anda ternyata belum mengerti sama sekali apa yang kami sampaikan dan kami harapkan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.