Glenn Fredly Ungkap Kisah Lagu Adu Rayu Akan Difilmkan

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yovie Widianto, Glenn Fredly, dan Tulus. Youtube.com

    Yovie Widianto, Glenn Fredly, dan Tulus. Youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kolaborasi tiga musikus lokal antara Yovie Widianto, Tulus, dan Glenn Fredly dalam lagu berjudul Adu Rayu mendapat sambutan hangat dari para penikmat musik Indonesia.

    “Saya bersyukur puji Tuhan, teman-teman kan yang menikmati. Ini kolaborasi dari Tulus dan Mas Yovie, dari awal ditawari kolaborasi saya langsung tertarik dengan konsep yang dibuat dan prosesnya cukup panjang,” kata Glenn ditemui di Jakarta, Senin, 1 April 2019.

    Kendati demikian, Glenn menyampaikan bahwa mereka memiliki semangat yang sama dalam berkarya sehingga menikmati setiap proses yang dilalui. Menurutnya, mereka juga membuang ego masing-masing sebagai seorang musikus untuk berkolaborasi dan menghasilkan karya secara maksimal.

    Dari informasi yang disampaikan Glenn, masing-masing musikus memiliki andil yang proporsional dalam menciptakan lagu tersebut. Yovie Widianto sebagai pembuat musik, Tulus yang menuliskan liriknya, dan Glenn sendiri yang mengaransemen vokal.

    Lagu ini bercerita mengenai dua laki-laki yang berusaha meyakinkan hati wanita pujaannya untuk memilih salah satu diantara mereka berdua.

    Adapun, Glenn juga mengungkapkan bahwa kolaborasi ketiganya tidak akan berhenti sampai disini. Selain tur bersama, telah ada pembicaraan diantara mereka untuk mengangkat lagu Adu Rayu ke dalam bentuk film. “Doakan saja, saya minta juga ke Mas Yovie ini mau dijadikan film. Kan menarik, karena biasanya film jadi lagu, tapi ini dari lagu jadi sebuah film,”tuturnya.

    Baca: Proses Kreatif di Balik Adu Rayu Tulus, Yovie Widianto, Glenn

    Sebagai informasi, lagu Adu Rayu yang dinyanyikan Glenn Fredly dan Tulus telah dipublikasikan di kanal Youtube Yovie Widianto pada 22 Februari 2019 dan hingga kini telah ditonton lebih dari 3 juta kali. Sementara, video klipnya dirilis pada kanal yang sama pada 25 Maret dan telah dilihat lebih dari 1,7 juta orang. 

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.